Rabu, 26 Februari 2020

Pendewasaan Politik, Setelah Seteru Bersekutu        

- 7 Januari 2020, 17:31 WIB
Politik.* /DOK. PR

Luka akibat pertarungan pemilihan presiden dan pemilu legislatif mulai mengering. Pembelahan sosial tidak lagi menganga. 

Untuk sementara, elite-elite yang berseteru kini bersekutu. Gaya pemerintahan yang merangkul semua yang diperagakan Jokowi menjadi langkah simbolik penyatuan kekuatan yang semula berserak.

Ini merupakan poin penting, sekaligus modal dalam mengarungi arena politik 2020. Meski “grand final” sudah berakhir, beberapa daerah baru akan memulai kompetisi tingkat lokal. 

Terdapat 270 daerah yang akan menggelar pemilihan kepala daerah pada 2020. Jumlah ini mencakup 9 pilkada untuk memilih gubernur, 224 memilih bupati, dan 37 perhelatan untuk memilih wali kota.

Baca Juga: Kabupaten Bandung Punya Pemilih Terbanyak di Pilkada Serentak 2020, Terbagi Empat Karakter

Baca Juga: Pilkada Serentak 2020 Digelar di 270 Daerah, PDIP Berambisi Menangkan Lebih dari Setengahnya

Ini berarti, elite dan partai politik harus kembali merancang strategi, dan masyarakat harus kembali bersiap menghadapi berondongan isu dan janji.

Pengalaman menghadapi berbagai kontestasi dan keluar dari konflik memberi kita hikmah. Kesemuanya mengajarkan kesediaan untuk menerima perbedaan, kebesaran jiwa menerima kekalahan, dan kewajaran dalam menyambut kemenangan menjadi modal dalam menghadapi kontestasi berikutnya.

Filosofi yang dianut masyarakat Jepang, “tujuh jatuh delapan bangkit” menjadi mantra ampuh yang harus didawamkan politisi dan menjadi kredo para petarung.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Para Pangeran

25 Februari 2020, 05:58 WIB

Restu Pemerintah untuk Liga 1 2020

23 Februari 2020, 13:32 WIB

Siklus Padi di Halimun

20 Februari 2020, 06:00 WIB

Wisata Halal

18 Februari 2020, 17:26 WIB

Seputar Ayam Bandung

13 Februari 2020, 06:00 WIB

Kritik Para Raja

11 Februari 2020, 15:40 WIB

Koran Pikiran Rakyat & PERS(ib)

9 Februari 2020, 11:57 WIB

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X