Jumat, 5 Juni 2020

Sensasi Pramugari

- 15 Desember 2019, 11:15 WIB
KABIN pesawat.* /Sourav Mishra/CANVA

Demikian pula tak sedikit tempat karaoke yang dalam kesempatan tertentu menampilkan para pemandu lagu berseragam layaknya pramugari.

Baca Juga: Bawa Obat Terlarang, 4 Pemandu Lagu Diamankan BNN Bandung Barat

Dalam kondisi "dicari" seperti itu, seorang pramugari justru harus memposisikan diri sebagai sosok yang sulit diakses dan menjaga image (jaim).

Hal ini tentu terkait juga dengan profesionalisme profesi. Mereka boleh tampak ramah dan selalu tersenyum kepada penumpang di atas pesawat. Namun tentu tidak berlebihan dan jangan sampai dianggap murahan.

Jangan dikira jaim dan membatasi lingkaran pergaulan itu adalah hal yang mudah.
Itu sangat melelahkan terlebih bagi pramugari-pramugari berusia muda yang masih ingin bersenang-senang dengan teman sebaya.

Baca Juga: Tujuh Maskapai Sepakat Beroperasi di Bandara Kertajati Mulai 1 Juli 2019

Saya memiliki pengalaman berinteraksi dengan tiga pramugari dari maskapai yang berbeda. Rata-rata mereka menunjukkan perilaku yang sama.

Memang sulit untuk mendekati mereka, namun ketika telah mulai percaya maka tak sulit memahami arah dan keinginannya.

Tekanan terkait profesi dan rutinitas tugas di udara, membuat para pramugari ini benar-benar ingin melampiaskan semua hal ketika sedang berada di darat.

Tak cukup berbelanja ataupun berlibur. Namun juga hal dengan batasan yang bisa jadi berbeda bagi sebagian orang.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Wajah Bertopeng

3 Juni 2020, 16:59 WIB

Mendadak New Normal

1 Juni 2020, 08:55 WIB

Madah Persapuan

28 Mei 2020, 06:00 WIB

Ketika Budak Menjadi Raja

26 Mei 2020, 09:52 WIB

Bibliografi D.D.

21 Mei 2020, 07:43 WIB

Praktik Baik di Masa Pandemik

19 Mei 2020, 10:43 WIB

Jejak Bus Kota Robur di Bandung

16 Mei 2020, 06:00 WIB

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X