Black Friday

- 3 Desember 2019, 00:05 WIB
ILUSTRASI.* /

Popularitas pesta belanja semacam Black Friday terjadi karena “sakralitas belanja” yang terus menguat.

Belanja tidak lagi dipraktikan sebagai ajang untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa, namun lebih sebagai penanda eksistensi.

Ini berarti, pada sebagian kalangan, belanja telah bersalin rupa. Ia tidak lagi dibaca sebagai fenomena ekonomi semata, namun lebih sebagai ideologi.

Meski tidak mengenal Black Friday, masyarakat Indonesia memiliki cara sendiri dalam merayakan tradisi berbelanja.

Sama seperti yang dialami negara-negara lain, terjadi sakralisasi berbelanja.

Proses ini berlangsung dengan mengimbuhkan berbelanja sebagai “ritual” dalam merayakan hari besar keagamaan, atau momen lain.  Muncullah apa yang dikenal Christmas Sale, Lebaran Sale, bahkan Midnight Sale.

Sakralitas berbelanja pada momen-momen penting seperti ini memunculkan norma baru: Natal dan Lebaran belum sah jika tidak berbelanja, atau melewatkan tengah malam tak sempurna jika tidak diiringi berburu diskon.

Meski tampak berbeda, ragam bentuk pesta belanja mengusung spirit yang sama.

Orang berbelanja tidak semata didorong oleh kebutuhan untuk menguasai barang atau jasa, namun lebih untuk menandai jiwa (sebagai sesuatu yang hidup) dengan barang atau benda mati.

Pada ujung perkembangannya yang paling ekstrem, orang tidak lagi dikenal karena karakter atau tabiat yang memancar dari jiwanya, namun lebih dikenal karena busana yang dikenakannya, mobil yang dikendarainya, atau kawasan perumahan yang dipilih sebagai tempat tinggalnya.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala


Tags

Komentar

Terkini

Wabah menurut Dokter Cipto

24 September 2020, 07:19 WIB

Marketing Odading

20 September 2020, 13:21 WIB

Selisik Jurnalistik

17 September 2020, 06:00 WIB

Iman ke Selokan

11 September 2020, 05:51 WIB

‘Anjay’ di Tribun Stadion

6 September 2020, 20:54 WIB

Buku Paman Tom

3 September 2020, 06:00 WIB

Ajat Sudrajat 'Bad Boy' from Bandung

30 Agustus 2020, 12:12 WIB

Narasi Gunung

27 Agustus 2020, 10:18 WIB

Karaoke dan Prostitusi

23 Agustus 2020, 12:16 WIB

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X