Selasa, 10 Desember 2019

Black Friday

- 3 Desember 2019, 00:05 WIB
ILUSTRASI.* /

JUMAT setelah perayaan Thanksgiving, atau Jumat terakhir di bulan November, menjadi hari paling dinanti mereka yang doyan berbelanja.

Pada hari itu, potongan harga besar-besaran ditawarkan banyak pusat perbelanjaan.

Dengan cepat, pesta belanja yang semula dikenal di negara Paman Sam tersebut menjalar ke banyak negara.

Baca Juga: Persib Bandung Tahun 2000-an

Meski tidak sedahsyat di Amerika atau Australia, beberapa pengusaha di tanah air mencoba memanfaatkan momentum global tersebut untuk melipatgandakan keuntungan di hari tersebut.

Meski dilabel Black Friday, pesta diskon umumnya berlangsung beberapa hari. Di Melbourne misalnya, Black Friday pekan ini digelar selama empat hari, dari Jumat, 29 November 2019, hingga Senin, 2 Desember 2019.

Tak pelak, akhir pekan di bulan November menjadi hari-hari paling sibuk di kawasan perbelanjaan. Jalan-jalan menuju pusat bisnis macet, dan trotoar pun dipadati mereka yang bergegas berburu potongan harga gila-gilaan.

Di Amerika dan negara-negara Barat, pesta potongan harga semacam ini telah memiliki akar sejarah yang panjang.

Berbeda dengan tradisi dalam bidang keagamaan, atau sosial budaya, yang dari hari ke hari kian luntur, tradisi berbelanja semacam ini justru kian populer.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

Pesan dari Timnas

10 Desember 2019, 01:17 WIB

Bobotoh Persib Bandung di Daerah Istimewa

8 Desember 2019, 10:55 WIB

Asal-usul Nama Soréang dan Masa Lalunya

7 Desember 2019, 00:05 WIB

Jalma Nyakola

4 Desember 2019, 11:05 WIB

Black Friday

3 Desember 2019, 00:05 WIB

Jejak Persib Bandung di Filipina

1 Desember 2019, 13:54 WIB

Juragan Guru Pangsiun

28 November 2019, 08:28 WIB

Bias Hasil

27 November 2019, 11:43 WIB

Persib Bandung Tahun 2000-an

24 November 2019, 10:50 WIB

Asal Nama Hegarmanah

23 November 2019, 07:03 WIB
X