Kemegahan Kaldera Rinjani

- 26 Oktober 2019, 12:08 WIB
KALDERA Segara Anak/T BACHTIAR

MENJELANG pagi, angin bertiup kencang saat berada di tubir kaldera Gunung Rinjani, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Angin meniup lubang telinga, menimbulkan suara yang terdengar aneh pada mulanya.

Matahari semakin meninggi, menggulung tirai malam, membuka kegelapan subuh, sehingga paras danau yang semula gelap berangsur terang.

Berselang beberapa menit, kerucut Gunung Barujari menampakkan kegagahannya. Gunung ini tumbuh membangun dirinya dari dalam kaldera Gunung Rinjani.

Dinding kaldera tegak membentang membentengi danau. Celah-celah raksasa, semula merupakan bagian yang dihancurkan saat letusan, memberikan jalan bagi material letusan gunung ini menuju perhentiannya di kaki gunung.

Torehan yang menganga itu, dipergunakan sebagai jalan klasik bagi para peziarah, untuk melantunkan pujian akan kesuburan yang dibawa gunung ini bagi kehidupan, dan doa-doa permohonan untuk keselamatan setahun ke depan.

Deru angin, kepulauan asap Gunung Barujari, tebing tegak yang membentang, kabut yang berarak, terbayang tentang kejadian yang ditulis dalam Babad Lombok yang mengisahkan kedahsyatan letusan Gunung Rinjani dan Gunung Samalas.

Bujangga yang menyaksikan letusan dahsyat gunung ini menuangkan pengalamannya yang mencekam dalam Babad Lombok, yang penggalannya bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia:

….
Gunung Rinjani dan Gunung Samalas runtuh,
banjir batu bergemuruh,
menghancurkan Desa Pamatan,
rumah-rumah rubuh dan hanyut terbawa lumpur,
terapung-apung di lautan,
penduduknya banyak yang mati.

….

Halaman:

Editor: T Bachtiar


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Diego Maradona, Puncak Duka 2020

26 November 2020, 09:19 WIB

Arema yang Mana

16 November 2020, 15:14 WIB

Menjadi Ayah

13 November 2020, 19:28 WIB

Pertaruhan Nyawa Bulu Tangkis

4 November 2020, 12:08 WIB

Pikiran Jurnalis

25 Oktober 2020, 17:43 WIB

Sekarang KPK sudah Menjadi Biasa Saja

21 Oktober 2020, 09:58 WIB

Membaca Bandung

14 Oktober 2020, 08:31 WIB

Seni Mengarungi Ombak

3 Oktober 2020, 07:40 WIB

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X