Selasa, 28 Januari 2020

Ke Gunung Rinjani Melalui Aikberik

- 7 September 2019, 00:05 WIB
GUNUNG Rinjani/T BACHTIAR

CAKRAWALA mulai memerah. Angin kencang meniup cemara gunung, menderu keras tiada henti. Para pendaki melipir celah, meniti batu-batu besar yang menjulang. Hamparan lava kasar yang lebar menjadi jalan terakhir menuju Puncak Kondo (3.200 mdpl).

Tumbuhan bertahan dalam tanah tipis yang miskin hara di celah batu. Edelweis dengan bunga kecil, melenting dihembus derasnya tiupan angin.

Kerucut Gunung Barujari di dalam kaldera Rinjani">Gunung Rinjani mulai tersinari matahari, wujudnya terlihat dengan jelas, menampakkan kegagahannya, anak gunung yang terus tumbuh dengan pesat.

Tebing-tebing tegak lurus, danau kaldera, dan anak gunung yang sedang tumbuh, terlihat megah dan indah. Air Sagaraanak (2.002 mdpl) terlihat tenang dengan warna hijau lumut, dan Gunung Barujari (2.376 mdpl), anak Rinjani">Gunung Rinjani, terlihat segar mengepulkan asap.

Sambil minum dan makan penganan manis, saya membayangkan kembali perjalanan sehari sebelumnya. Perjalanan pergi dengan medan yang terus menanjak di dalam hutan hujan tropis yang indah. Pohon-pohon menjulang, susul-menyusul mengejar cahaya matahari.

Anggrek hutan menempel di batang pohon, dan aneka jenis lumut yang menghijau dalam naungan hutan yang terjaga. Lumut menempel di pepohonan, membalut liana yang melengkung terayun tertiup angin. Suara burung yang nyaring, beragam di setiap ketinggian tempat.

Sungai di lereng gunung, berbongkah batu raksasa dengan hamparan leleran lava yang melapisi dasar sungai. Pasir dari letusan gunung api mengisi ceruk-ceruk dalam lembah di sepanjang aliran.

Bila turun hujan, airnya akan segera meresap, masuk ke dalam bebatuan di lereng gunung, dan akan keluar dengan teratur di kaki gunung. Mata air di sekitar Pos 2, merupakan anugrah yang tak terhingga. Air yang segar dan menyegarkan. Pemenuh dahaga para pendaki yang kehabisan air.

Halaman:

Editor: T Bachtiar

Tags

Komentar

Terkini

Menuju Sunda Jaya tanpa Sunda Empire

26 Januari 2020, 12:57 WIB

Maung Bayangan

23 Januari 2020, 06:00 WIB

Menempuh Jalur Negatif

21 Januari 2020, 11:47 WIB

Lampu Keadilan

15 Januari 2020, 11:52 WIB

Hadé Gogog

14 Januari 2020, 12:27 WIB

Terpopuler

Jawa Barat Network

X