Rabu, 26 Februari 2020

Geoliterasi Jantung Masyarakat Modern

- 24 Agustus 2019, 00:05 WIB
KONDISI pintu masuk taman Wisata ALam Gunung Tangkubanparahu, Subang tertutup abu vulkanik, Sabtu 27 Juli 2019.*/ANTARA

Geoliterasi menggambarkan cara pandang seseorang terhadap suatu hal yang berbeda. Ini merupakan upaya untuk memahami dan berinteraksi, berinterrelasi dengan dunia, agar mempunyai rujukan yang multidisiplin dan mendalam pada saat mengambil keputusan secara rasional.

Bagaimana hubungan-hubungan itu dapat berjalan secara harmonis, agar kegiatan manusia dengan lingkungannya dapat terjalin dengan baik.

Geoliterasi memahami keterkaitan antara satu masyarakat dengan masyarakat lainnya, mendukung demokrasi, hak azasi, dan martabat manusia, sehingga dapat menjembatani gejala xenophobia dan rasisme yang mulai menggejala di berbagai negara.***

Halaman:

Editor: T Bachtiar

Tags

Komentar

Terkini

Para Pangeran

25 Februari 2020, 05:58 WIB

Restu Pemerintah untuk Liga 1 2020

23 Februari 2020, 13:32 WIB

Siklus Padi di Halimun

20 Februari 2020, 06:00 WIB

Wisata Halal

18 Februari 2020, 17:26 WIB

Seputar Ayam Bandung

13 Februari 2020, 06:00 WIB

Kritik Para Raja

11 Februari 2020, 15:40 WIB

Koran Pikiran Rakyat & PERS(ib)

9 Februari 2020, 11:57 WIB

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X