Pesawat (Tidak) Boleh Terlambat Asal Selamat

- 9 Juni 2019, 01:46 WIB
Penerbangan/DOK PR

BELAKANGAN ini, pemberitaan terkait mahalnya tiket pesawat domestik menjadi  begitu seksi. Berbagai perspektif, teori, dan argumentasi dikemukakan. Tak ketinggalan, komparasi dari maskapai luar negeri hingga harga untuk rute di luar Indonesia yang dianggap memiliki jarak yang sama dengan beberapa rute penerbangan di Indonesia.

Berbagai respons bermunculan, dari yang sekadar opini dan gerutu warganet hingga yang paling serius tentu saja pernyataan Presiden Jokowi yang berkeinginan mengundang maskapai asing untuk “bermain” di ceruk segmen penerbangan rute domestik Indonesia.

Alasan logisnya tentu saja agar bisnis penerbangan lokal menjadi semakin sehat dan kompetitif sehingga berimbas kepada harga tiket.

Tulisan ini menyoal pengalaman-pengalaman buruk saya selama menggunakan jasa beberapa maskapai, dari penundaan penerbangan berjam-jam, kerusakan mesin, ganti pesawat, hingga pembatalan penerbangan.

Saya ingin menyampaikan pesan bahwa sekompetitif apapun harapan kita terhadap bisnis penerbangan, hanya maskapai-maskapai mapanlah yang boleh bermain di segmen ini karena kinerja mereka tak hanya berdampak kepada waktu banyak orang, tetapi juga nyawa manusia.

Waktu dan kenyamanan

Alasan mengapa memilh pesawat dibanding moda transportasi lain tentunya karena pesawat memiliki waktu tempuh paling cepat dan dianggap lebih nyaman.

Persoalan waktu itu pula yang terkadang menjadi tabu ketika berhadapan dengan penundaan keberangkatan. Karena, tak ada alasan sepenting apa pun di dunia ini yang bisa membuat seorang penumpang mendesak pilot menerbangkan pesawat sipil sesuai kehendak si penumpang.

Keterlambatan sudah menjadi fenomena yang sangat biasa dalam penerbangan domestic. Dalam konteks ini, jika bicara keterlambatan, asumsi orang akan tertuju kepada maskapai yang memang cukup populer dengan keterlambatan terbang.

Halaman:

Editor: Eko Noer Kristiyanto


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Diego Maradona, Puncak Duka 2020

26 November 2020, 09:19 WIB

Arema yang Mana

16 November 2020, 15:14 WIB

Menjadi Ayah

13 November 2020, 19:28 WIB

Pertaruhan Nyawa Bulu Tangkis

4 November 2020, 12:08 WIB

Pikiran Jurnalis

25 Oktober 2020, 17:43 WIB

Sekarang KPK sudah Menjadi Biasa Saja

21 Oktober 2020, 09:58 WIB

Membaca Bandung

14 Oktober 2020, 08:31 WIB

Seni Mengarungi Ombak

3 Oktober 2020, 07:40 WIB

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X