Inggit Garnasih Selundupkan Buku ke Penjara Banceuy

- 9 Februari 2019, 00:05 WIB
SOEKARNO di depan gedung yang sekarang dinamai Gedung Indonesia Menggugat di Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 5, Babakan Ciamis, Sumurbandung, Kota Bandung.*/DOK. PR

KARENA keadaan keuangan, akhirnya Inggit Garnasih memustuskan tidak menyertai Bung Karno ke Yogyakarta dan Solo akhir Desember 1929. Bung Karno menemui kerabatnya, bertemu dengan banyak tokoh pergerakan di sana. 

Seperti biasa, Bung Karno berpidato menyampaikan gagasan kemerdekaan. Karena sudah dimata-matai sejak awal, ke mana pun Bung Karno pergi, akhirnya polisi kolonial menangkapnya lalu dimasukkan ke penjara orang sakit ingatan. 

Dari penjara itu, Bung Karno dan rombongan dizinkan pulang ke Bandung menggunakan kereta api dengan pengawalan yang sangat ketat. 

Bung Karno dan tokoh pergerakan lainnya diturunkan di stasiun Cicalengka, sekitar 30 km dari Bandung, baru melaju dengan iring-iringan mobil hitam dengan pengawalan yang sangat ketat menuju Rumah Penjara Banceuy

Hal itu dimaksudkan untuk menghindari ketegangan, agar para simpatisan Bung Karno tidak bisa menyambutnya di stasiun Bandung, termasuk istrinya, Inggit Garnasih

loading...

Selama 40 hari, Bung Karno benar-benar diisolasi di kamar tahanan yang gelap, pengap, dan tak berjendela atau jeruji untuk lubang angin dan memandang ke luar. 

Dinding dan atapnya terbuat dari batu, di salah satu sisi tembok terdapat pintu dari pelat besi tebal yang berat. 

Penjara Banceuy untuk kelas pepetek

Dalam buku Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat (Cindy Adams, 1966), Bung Karno menggambarkan bahwa Penjara Banceuy adalah penjara untuk kelas pepetek, analog untuk rakyat jelata. 

Pepetek adalah ikan laut berukuran sekira 2-3 jari orang dewasa, ikannya sangat tipis, banyak duri, dan biasanya diawetkan dengan cara diasin. Ikan asin pepetek banyak dimakan oleh rakyat saat itu karena harganya terjangkau. 

Halaman:

Editor: T Bachtiar


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Anggaran untuk PSSI

2 Agustus 2020, 13:31 WIB

Bandung Tiada Bandingnya

30 Juli 2020, 12:15 WIB

Menanggulangi Dinasti Politik

26 Juli 2020, 12:55 WIB

Kisah Tiga Indonesia

23 Juli 2020, 06:05 WIB

27 Tahun Viking Persib Club

19 Juli 2020, 14:01 WIB

Mengganggu tapi Perlu

16 Juli 2020, 07:17 WIB

Misteri Rekomendasi Partai

14 Juli 2020, 06:05 WIB

Jeumpa dan Béntang

9 Juli 2020, 06:45 WIB

Apa yang Ditunggu Presiden?

7 Juli 2020, 06:47 WIB

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X