Kualitas Demokrasi Indonesia 2021 Diprediksi Jatuh, Efek Hegemoni Politik dan Belenggu Kebebasan Sipil

- 15 September 2021, 06:05 WIB
Mural di Jakarta, Selasa 24 Agustus 2021.
Mural di Jakarta, Selasa 24 Agustus 2021. /Antara/Galih Pradipta

PIKIRAN RAKYAT - Dengan mendasarkan pada kajian tiga laporan utama yakni 2020 Economist Intelligence Unit (EIU), Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) 2019, dan 2021 Democracy Report, Staf Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wasisto Raharjo Jati memprediksi bahwa kualitas demokrasi Indonesia 2021  semakin menurun.

Secara lebih spesifik, laporan EIU dan Indeks Demokrasi Indonesia menggarisbawahi menurunnya kebebasan berekspresi dan berpendapat sebagai pangkal utama menurunnya kualitas demokrasi Indonesia.

Setelah runtuhnya rezim totalitarian Orde Baru, Indonesia berkomitmen menerapkan demokrasi yang mapan dan terkonsolidasi sampai ke akar rumput.

Akan tetapi, perjalanan panjang proses transisi demokrasi di Indonesia tentu bukan tanpa halangan.

Baca Juga: Ahli Hukum Sebut Kondisi Demokrasi Indonesia Menurun: Beda Pendapat Sedikit Masuk Penjara

Terlebih sejak jatuhnya Indeks Demokrasi Indonesia yang dirilis EIU dengan total skor 6,3.

Poin itu menempatkan Indonesia di peringkat ke-64 dunia, catatan terburuk kualitas demokrasi Indonesia dalam 14 tahun terakhir.

Kemerosotan kualitas demokrasi Indonesia malah gencar terjadi ketika dipimpin seseorang dengan latar belakang sipil, Joko Widodo.

Dalam laporan EIU, kualitas demokrasi Indonesia terbukti turun pada 10 tahun ke belakang dengan grafiknya yang mulai terlihat jelas sejak awal 2015, periode awal Jokowi menjabat kepala negara.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X