Batal Naik Haji Tahun Ini? Simak Syarat dan Cara Ambil Pengembalian Setoran Lunas Bipih 2020

- 4 Juni 2020, 06:30 WIB
ILUSTRASI Ka'bah di Mekkah, tujuan ibadah haji dan umrah.*
ILUSTRASI Ka'bah di Mekkah, tujuan ibadah haji dan umrah.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah melalui Menteri Agama, Facruul Razi resmi membatalkan pemberangkatan calon jemaah haji Indonesia ke Tanah Suci pada 1441 Hijriah/2020 Masehi.

Tetapi, calon jemaah haji tak usah khawatir, karena bagi mereka yang telah melunasi Biaya Perjalanan Haji (Bipih) dapat mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan.

Pengajuan permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih sendiri tertera dalam Keputusan Menteri Agama, diamna para calon jemaah haji Indonesia diizinkan untuk menarik kembali setoran tersebut.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji 2020 Dibatalkan, DPRD Jabar: Ini Kemaslahatan Bersama

Dikabarkan PR-Bandungraya.com, berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), Kementerian Agama mencatat ada total 198.765 jemaah haji reguler yang telah melunasi Bipih 1441H/2020M.

"Jemaah yang batal berangkat tahun ini, dapat mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasannya," ujar Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis.

Namun jangan khawatir bagi calon jemaah haji Indonesia yang telah mengambil setoran pelunasan Bipihnya akan tetap tercatat sebagai calon jemaah haji Indonesia yang akan diberangkatkan pada tahun 1442 H/2020M.

Artikel ini telah tayang di Pikiran Rakyat Bandung Raya dengan judul: 'Kemenag Batalkan Keberangkatan ke Tanah Suci, Simak Cara Mengembalikan Dana Haji Calon Jemaah 2020'

"Meski diambil setoran pelunasannya, jemaah tidak kehilangan statusnya sebagai calon jemaah haji yang akan berangkat pada tahun 1442H/2021M," tutur Muhajirin Yanis.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: PR Bandung Raya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X