Pelabuhan Patimban Digunakan Desember 2020, Menhub dan Ridwan Kamil Ungkap Harapannya

- 16 November 2020, 18:58 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengecek kesiapan pembukaan tahap awal Pelabuhan Patimban di Subang, Sabtu, 31 Oktober 2020. /Dok. Menhub

PIKIRAN RAKYAT - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, Pelabuhan Patimban ditargetkan rampung pada 2027. 

Namun demikian, pelabuhan tersebut sudah bisa digunakan mulai Desember mendatang seiring selesainya dua fasilitas

Kedua fasilitas itu adalah terminal peti kemas seluas 35 hektare dengan kapasitas 250 ribu TEUs (twentyfeet equivalent Unit) dan terminal kendaraan seluas 25 hektare  dengan kapasitas mobil 218.000 dalam CBU (dalam keadaan utuh/completely built up).

 Baca Juga: Profil Rudy Sufahriadi, Kapolda Jabar yang Dicopot karena Dinilai Lalai Tegakkan Protokol Kesehatan

"Harapannya, Desember nanti kita akan gunakan pertama kali untuk car terminal yang bisa dimanfaatkan untuk ekspor-impor mobil, juga distribusi mobil ke seluruh indonesia," ujar Budi Karya dalam acara Dialog Publik "Pelabuhan Patimban dan Pengembangan Ekonomi Daerah" secara virtual, Senin, 16 November 2020.

Ia berharap, dengan adanya Pelabuhan Patimban yang berlokasi di Kabupaten Subang ini bisa dijadikan sebagai pelabuhan utama untuk kegiatan ekspor dan impor, khususnya oleh industri yang berkembang di Jawa Barat dan Jawa Tengah. 

Menurut Menhub, industri otomotif menjadi salah satu industri yang banyak ditemui di daerah Karawang dan sekitarnya. Pelabuhan Patimban ini pun diharapkan bisa memberi kemudahan bagi industri otomotif untuk bisa melakukan ekspor dan impor.

 Baca Juga: Lewis Hamilton vs Michael Schumacher, Ini Pembalap Terbaik Menurut Sebastian Vettel

Menurut Budi, pembangunan ini menjadi sebuah pergerakan baru bagi dunia logistik, mengingat Pelabuhan Patimban menjadi salah satu alternatif dari Pelabuhan Tanjung Priok.

Dikatakan, pada tahun 2021 akan dilakukan pembangunan tahap 1-2. Pada tahap ini akan ada pembangunan terminal peti kemas seluas 66 hektare yang secara kumulatif kapasitasnya akan sebanyak 3,75 juta TEUs. Sementara, terminal kendaraan pun akan memiliki kapasitas kumulatif 600.000 CBU, dan terminal roro seluas 200 meter. Pembangunan tahap 1-2 ini berlangsung pada 2021-2023. 

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X