BIJB Sepi dan Gelap Gulita, Jadi Tujuan Pencari Rumput untuk Pakan Ternak

- 29 Oktober 2020, 16:01 WIB
Suasana di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Kamis, 29 Oktober 2020. (Tati Purnawati/pikiran-rakyat.com)
Suasana di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Kamis, 29 Oktober 2020. (Tati Purnawati/pikiran-rakyat.com) /

Seorang anak yang berusaha bermain sepatu roda di kawasan tersebut pun segera dilarang dan diminta untuk bermain di luar.

Para murid TK yang diantar orang tuanya juga hanya bisa belajar menggambar di luar gedung dengan menggelar tikar plastik.

Baca Juga: Rilis Hasil Survei Ketidakpuasan Publik pada Hukum Indonesia, IPO: Korupsi Jadi Pemantik Terbesar

Di dalam gedung BIJB, Suasana benar-benar sepi, tidak ada penerangan listrik, apalagi AC atau pun eskalator dan lif semua mati. 

Masuk ke bagian dalam hanya disambut ruang hampa nan gelap gulita. Tidak ada satupun penerangan yang menyala kecuali petunjuk toilet pria dan wanita. Itu pun lorongnya gelap gulita apalagi di dalamnya.

Tidak ada perempuan yang berani masuk, karena katanya takut, benar-benar gelap dan sepi. Penerangan ruangan hanya dari cahaya kaca pintu masuk dan  bagian atap gedung yang menembus hingga lantai bawah tepat di sekitar areal eskalator, selebihnya gelap gulita.

 Baca Juga: Disambangi Menlu AS, Retno Marsudi Sebut Jokowi Ingin Amerika Jadi True Friend of Indonesia

Namun para pekerja pembersih lantai dan atap, mereka tetap bekerja mengepel lantai yang katanya bekerja ‘secapeknya’ 8 jam setiap harinya, itu di antaranya dilakukan Luli Sihabudin dan Enday bersama puluhan orang lainnya.

“Bekerja secapenya, karena harus 8 jam, bolak-balik ngepel kewajiban kerja,” ungkap mereka.

Menurut Luli ada sebanyak 40 orang cleaning service, mereka bertugas  dua hari sekali. Setiap hari ada 20 orang yang bekerja, kesemuanya berasal dari Kertajati dan sekitarnya.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X