Beredar Kabar Bantuan Bencana Dibarengi Stiker Kampanye, Bawaslu Tasikmalaya Panggil MF

- 27 Oktober 2020, 06:58 WIB
Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Klarifikasi Pemberian Bantuan Sembako Korban Bencana. /Pikiran-rakyat.com/Aris MF

PIKIRAN RAKYAT - Adanya informasi yang disampaikan masyarakat terkait bantuan sembako kepada para korban bencana alam banjir dan tanah longsor di Tasikmalaya Selatan (Tasela) yang dilakukan oleh Mayasari Foundation ditindaklanjuti Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya.

Hal ini karena dikhawatirkan adanya sangkut paut dengan kampanye pasangan calon Bupati - Wakil Bupati Tasikmalaya, Azies Rismaya Mahfud dan Haris Sanjaya yang ikut dalam kontestasi Pilkada serentak 2020 di Kabupaten Tasikmalaya.

Bawaslu pun memanggil perwakilan pengelola Mayasari Foundation untuk mengklarifikasi adanya indikasi pelanggaran atau tidak, dalam bentuk bantuan sembako tersebut, Senin, 26 Oktober 2020.

 Baca Juga: Update Virus Corona di Dunia 27 Oktober 2020, Total Kasus Positif Capai 44 Juta Jiwa

Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda, menjelaskan, jika Bawaslu mengundang pengelola Mayasari Foundation untuk mengklarifikasi bantuan sembako kepada masyarakat korban bencana di Tasikmalaya Selatan yang dikhawatirkan membawa sangkut paut dengan pasangan calon nomor urut satu.

"Jadi kita sifatnya mengundang dari Mayasari Foundation untuk meminta keterangan, terkait adanya informasi awal yang masuk ke Bawaslu. Terkait pembagian sembako bagi para korban bencana," jelas Dodi.

Dikatakan Dodi, pembagian sembako untuk korban bencana dan posko-posko tim nomor urut satu di wilayah Tasik Selatan tersebut, dimulai ada kaitannya dengan salah satu pasangan calon. Dimana selama ini telah melekat Yayan tersebut dengan calon Bupati Tasikmalaya dari nomor urut 1.

 Baca Juga: Ramalan Zodiak 27 Oktober 2020, Ada yang Tidak Suka dengan Keuangan Gemini

"Kami meminta penjelasan dalam artian untuk menindaklanjuti, apakah masuk dugaan pelanggaran pidana pemilu atau sebagainya," ungkap Dodi.

Untuk bentuk bantuan sembakonya yakni berupa mi instan, minyak goreng dan beras. Adapun dugaan adanya uang dan stiker pasangan calon nomor urut satu, yang juga berembus di lapangan, dikatakan Dodi, masih diselidiki dan ditelusuri pihaknya.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X