Wali Kota Tasik Ditahan KPK, Ridwan Kamil Titip Pesan untuk Warga, 'Ada Kesulitan Kontak Gubernur'

- 26 Oktober 2020, 19:40 WIB
Dokumentasi Ridwan Kamil mengikuti rakor Penanganan COVID-19 di Pesantren bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia melalui telekonferensi dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu 30 September 2020. /DOK. HUMAS PEMPROV JABAR

PIKIRAN RAKYAT - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, meminta warga Kota Tasikmalaya untuk tetap menjaga situasi yang kondusif di wilayahnya usai penangkapan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman oleh KPK akhir pekan kemarin.

Ridwan pun menyatakan pemerintah provinsi siap untuk mendukung Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam mewujudkan suasana kondusif di sana.

Di sisi lain, Ridwan pun menegaskan untuk pemimpin di Kota Tasikmalaya, sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, ketika kepala daerah mengalami proses hukum maka orang nomor dua atau wakil yang menggantikan posisi kepala daerah tersebut.

Baca Juga: Sempat Ramai Truk vs Komodo, Kini BTNK Tutup Pulau Rinca untuk Percepat Pembangunan TN Komodo

“Sesuai perudangan jika nomor satu berhalangan, maka nomor dua (wakil) menggantikan. Kita sudah paham status beliau kan sudah lama (ditetapkan jadi tersangka) cuman proses penahanannya kan baru sekarang karena pertimbangan khusus dari KPK,” ucap Ridwan di Gedung Sate, Senin 26 Oktober 2020.

Dengan situasi tersebut, Ridwan meminta masyarakat dan birokrasi di Kota Tasikmalaya untuk tetap tenang menjalankan roda pemerintahan sesuai prosedur.

“Kalau ada kesulitan segera kontak gubernur dan jajaran lewat sekda pasti kita akan dukung situasi kondusif baik sosial politik atau ekonomi Kota Tasik. Apalagi lagi Covid seperti saat ini,” ujar dia.

Baca Juga: Besok! Selasa 27 Oktober, Buruh Bakal Kembali Demo, Tuntut UMK 2021 Naik hingga Batalkan Omnibus Law

Sementara itu, terkait dengan tingginya tingkat korupsi di Jabar, Ridwan menitipkan amanat kepada para calon kepala daerah untuk menguatkan niat mereka maju pada pilkada.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X