Berbuntut Panjang, Ketua PCNU Karawang Dipolisikan Usai Tuding PKS dan Cellica Lakukan Politik Uang

- 21 Oktober 2020, 13:22 WIB
Kuasa Hukum Koalisi Partai Pengusung Pasangan Calon Cellica-Aep, Dul Jalil, menunjukan surat bukti laporan ke Polres Karawang. Terlapornya adalah Ketua PC NU Karawang yang diduga telah membuat berita bohong dan mencemarkan nama baik Cellica juga PKS. /Pikiran-rakyat.com/Dodo Rihanto

PIKIRAN RAKYAT - Tulisan Ketua PCNU Karawang, KH Ahmad Ruhyat Hasby, dalam WhatsApp Grup (WAG), yang berisi hujatan terhadap calon bupati Cellica Nurrachadiana dan PKS, berbuntut panjang.

Kang Uyan panggilan akrab KH Ahmad Ruhyat akhirnya dilaporkan ke Kepolisian Resor Karawang oleh Ketua Koalisi Partai Pengusung Pasangan Cellica-Aep, Sukur Mulyono. Laporan itu telah tercatat di Polres Karawang dengan Nomor : STTLP/1236/X/2020/JABAR/RES KRW

"Benar, hari ini koalisi partai pengusung Paslon nomor 2 melaporkan seseorang yang bernama ARH yang diduga telah melakukan tindak pidana pencemaran nama baik dan juga ada unsur berita bohong," ujar Kuasa Hukum Koalisi Partai Pengusung Cellica-Aep, Dul Jalil, di Mapolres Karawang, Rabu, 21 Oktober 2020.

 Baca Juga: Bertemu PM Jepang, Presiden Jokowi Singgung Soal Laut China Selatan

Menurut Dul Jalil, sejauh ini pihaknya belum pernah menerima permintaan maaf dari terlapor baik secara tertulis maupun langsung.  

"Kami sama sekali tidak melaporkan unsur kampanye hitamnya. Tadi sudah disampaikan kepada penyidik yang kami laporkan adalah unsur pidana pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong," kata Dul Jalil.

Dijelaskan, terlapor diduga telah melakukan tindak pidana pencemaran nama baik seperti diatur dalam Pasal 311 KUHP  dengan junto UU ITE pasal 27 ayat 3. 

 Baca Juga: Usai Jadi Klaster Penyebaran Covid-19, Kades Wonoharjo Keberatan Jika di Desanya Diterapkan Lockdown

Sementara dalam perbuatan penyebaran berita bohong,  terlapor diduga melanggar Undang-undang Nomor 1 tahun 46 tentang peraturan hukum pidana.

"Dalam ini kami ajukan 2 delik sekaligus. Sementara alat bukti yang kami bawa hari ini adalah beberapa link berita dan print out dari berita tentang perbuatan terlapor," kata Dul Jalil.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X