Curhat Petugas Swab Test di Majalengka, Penuh Risiko, Harus Siap Dimaki Saat Hasil Tes Belum Keluar

- 18 Oktober 2020, 17:29 WIB
Tim Gerak Cepat atau petugas swab Kabupaten Majalengka mengenakan APD bersiap melaksanakan tugasnya beberapa waktu lalu. /Pikiran-rakyat.com/Tati Purnawati

PIKIRAN RAKYAT - Petugas swab test Covid-19 mencurahkan isi hati soal pekerjaannya yang penuh risiko. 

Kasie P2PM Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular di Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka juga menjabat sebagai Sekretaris Tim Gerak Cepat, Maman Roheman juga Kasie Survailan dan Imunisasi, Endeh Dedeh  serta Dede Pranoto Ketua Tim Gerak Cepat Kabupaten Majelangka.

Baca Juga: Soal Perceraiannya, Nita Thalia Mengaku Penghasilannya Dipotong 40 Persen oleh Suami

Mereka juga menyampaikan rasa syukur  karena hingga saat ini masih tetap sehat sehingga masih bisa terus memberikan pelayanan terhadap masyarakat, mendatangi ke rumah-rumah yang pernah kontak erat dengan pasien konfirmasi, melakukan pelayanan tes swab masal di sejumlah tempat keramaian dengan segala risiko yang harus dijalani.

Titin Wartini  yang mulai masif bekerja mendatangi kontak erat akhir bulan Maret begitu Covid merebak di semua daerah kemudian instansi tempatnya bekerja membentuk tim pelaksanaan tes swab.

“Semula muncul rasa takut, rasanya itu manusiawi. Tapi dengan keyakinan, niat baik untuk menolong, serta keyakinan terhadap tugas dan fungsi serta risiko yang harus dijalani, rasa takut pun hilang,” katanya yang mengaku baru dua kali di tes swab.

 Baca Juga: Geger, Mayat Perempuan Tanpa Baju Ditemukan di Sungai Perbatasan Pangandaran dan Cilacap

Dia memiliki anggota tim sebanyak 3-4 orang manakala pasien kontak erat yang harus didatangi jumlahnya sedikit, ketika jumlah banyak maka jumlah anggota bisa mencapai 6 orang. 

Pelaksanaan pengambilan spesimennya sendiri menurut Titin hanya sebentar paling hanya beberapa detik. Yang butuh waktu biasanya menunggu pasien dan pengenaan baju hingga melucuti baju APD.

Dia mengaku selalu mengingatkan timnya untuk mengubah perilaku hidup selama menjadi petugas swab di antaranya, jangan banyak kontak dengan orang lain terutama anak-anak, selalu kembali ke rumah dengan pakaian bersih dan pakaian yang dikenakan saat bertugas segera rendam desinfektan untuk selanjutnya dicuci. Tak lupa istirahat yang cukup dan makan bergizi.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X