Viral Tudingan Kiai Terima Ratusan Juta Rupiah dari Paslon, PCNU Diminta Klarifikasi Itu Tidak Benar

- 18 Oktober 2020, 13:47 WIB
Ilustrasi Pilkada Serentak 2020. /Pikiran-Rakyat.com/Fian Afandi

PIKIRAN RAKYAT - Pimpinan Pondok Pesantren Annihayah, Kecamatan Rawamerta, Kiai Ahmad Tatang Syihabuddin, meminta Ketua PCNU Karawang, Kiai Ahmd Ruhyat Hasbi mengklarifikasi pernyataannya di WhatsApp Grup yang menyebutl 5 Kiai kultural NU telah menerima uang ratusan juta dari calon bupati Cellica Nurrachadiana.

"Tudingan itu tidak benar. Kami harap KH. Uyan (panggilan akrab Ahmad Ruhyat) meminta maaf secara terbuka di media massa," ujar Kiai Tatang, kepada awak media, akhir pekan lalu.

Menurutnya, Kiai Uyan telah mencemarkan nama baik pesantren dan NU. Sebab, dirinya bersama 4 Kyai lainnya tidak pernah menerima uang dari pasangan calon manapun.

Baca Juga: Kisah Masa Lalu Prabowo Dibongkar oleh Ajudannya, Punya Julukan si Kancil

Kiai Tatang menuturkan, pada musim Pilkada, bukan hal aneh jika ada calon yang datang untuk sowan ke Kiai dan pesantren NU.

"Kami mempersilahkan semua paslon untuk datang. Karena mungkin kami dipandang sebagai orang tua," katanya.

Biasanya, lanjut Kiai Tatang, para calon bupati/wakil bupati meminta doa dan nasehat dari para kyai. Hal itu hal yang wajar, bukan berarti ada janji-janji politik apalagi dibayar.

Baca Juga: Prabowo Subianto Sempat Disebut Kancil, Masa Lalunya di TNI Terungkap

Kiai Tatang mengaku telah bertemu para Kiai NU lain yang dituding menerima uang dari Cellica-Aep.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X