Terobos Polres Tasikmalaya Sambil Berteriak Lalu Rebut Senjata Api, Keluarga Sebut HS Gangguan Jiwa

- 18 Oktober 2020, 12:32 WIB
HS tersangka penerobos Mako Polreta Tasik saat menjalani pemeriksaan beberapa waktu lalu. /Kabar Priangan/Asep MS

PIKIRAN RAKYAT - Masih ingat kasus penerobosan seorang pria inisial HS di Mapolresta Tasikmalaya, Jawa Barat beberapa waktu lalu, kini pihak keluarga pria tersebut didampingi kuasa hukumnya angkat bicara.

Pihak keluarga tersangka berinisial HS melalui kuasa hukumnya meminta pihak polres dalam melakukan pemeriksaan tidak hanya melakukan pemeriksaan biasa akan tetapi melibatkan ahli kejiwaan.

Hal itu diminta pihak keluarga dikarenakan tersangka memiliki riwayat gangguan kejiwaan bahkan sempat dirawat di salah satu rumah sakit jiwa yang ada di Kota Bandung pada tahun 2017 lalu.

Baca Juga: Beri Pendapat Soal Omnibus Law yang Baru Disahkan, Sofyan Djalil : Negeri Ini Terlalu Banyak Aturan

Benar berdasarkan keterangan dari keluarganya, klien kami memiliki riwayat gangguan kejiwaan bahkan sempat dirawat di rumah sakit jiwa," ujar kuasa hukum tersangka HS, Jono Sarjono,SH kepada wartawan, Sabtu 18 Oktober 2020 malam.

Lanjut dia, jika dihubungkan dengan kasus penorobasan ke markas komando Polresta yang dilakukan kliennya beberapa waktu lalu yang dianggap diluar batas nalar kewajaran seseorang, maka jika diambil benang merah kebelakang diduga apa yang dilakukan kliennya tersebut dilakukan pada saat kejiwaannya terganggu.

"Sangat tidak masuk akal, seorang warga biasa yang normal tanpa membawa senjata apapun berani menerobos markas kepolisian," katanya.

Baca Juga: MotoGP Aragon 2020: Bikin Kawatir, Fabio Quartararo Lihat 'Kekuatan' Lain Dimiliki Joan Mir

Namun demikian lanjut dia, tanpa bermaksud menghambat proses hukum yang sedang dijalani kliennya, pihaknya meminta agar kejiwaan kliennya juga menjadi pertimbangan aparat dalam melakukan proses pemeriksaan kasus hukum kliennya tersebut.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X