Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja di Bandung Makin Panas, DPRD Jabar Minta Ridwan Kamil Segera Kembali

- 7 Oktober 2020, 11:54 WIB
DEMO buruh dari berbagai elemen. Aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Selasa, 6 Oktober 2020 ini, sebagai bentuk penolakan pengesahan UU Cipta Kerja oleh pemerintah pusat dan DPR RI. /Pikiran-rakyat.com/Armin Abdul Jabbar

PIKIRAN RAKYAT - Pengesahan Undang-undang (UU) Cipta Kerja alias Omnibus Law ternyata menimbulkan penolakan lewat unjuk rasa di berbagai daerah termasuk Kota Bandung.

Unjuk rasa yang dipusatkan di depan Gedung Sate dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat Kota Bandung membuat sejumlah anggota legislatif khawatir.

Politisi DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jabar, Abdul Hadi Wijaya bahkan meminta Gubernur Ridwan Kamil yang sedang berkantor di Kota Depik untuk segera kembali menenangkan massa unjuk rasa.

Baca Juga: Ini Dia Top Go-To Merchant Baru ShopeePay yang Bermanfaat untuk Kamu!

Aksi unjuk rasa mulai digelar pada Selasa 6 Oktober 2020 kemarin dan sempat memanas jelang malam hari sebagaimana dikabarkan PRFMNews.id dalam artikel "Abdul Hadi: Kondisi Kota Bandung Sedang Memanas, Pak Gubernur Jangan Lama-lama di Depok".

Abdul Hadi meminta Ridwan Kamil untuk segera kembali ke Bandung, apalagi rencananya unjuk rasa akan berlangsung selama tiga hari hingga Kamis 8 Oktober 2020.

"Kami juga mengimbau ke pak gubernur ini kondisi di Kota Bandung sedang panas, tolong jangan lama-lama di Depoknya, di Bandung ini butuh kehadiran pimpinan kita semua," ujar Abdul Hadi, Selasa 6 Oktober 2020.

Baca Juga: Sering Dikonsumsi Artis, Simak 7 Manfaat Saffron yang Bisa Turunkan Berat Badan hingga Redakan PMS

Ia menuturkan, seorang Gubernur yang sudah dipilih rakyat untuk memimpin Jabar sangat diperlukan kehadirannya saat ini.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa

Sumber: Prfmnews


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X