Uu Sayangkan Ada Pesantren di Tasikmalaya Tolak Kedatangan Gugus Tugas Covid-19 Jawa Barat

- 1 Oktober 2020, 19:29 WIB
Wagub Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum. /Pikiran-rakyat.com/Aris Mohamad F

PIKIRAN RAKYAT - Wakil Gubernur Jawa Barat H. Uu Ruzhanul Ulum, mengaku cukup menyayangkan adanya penolakan pimpinan dan pengurus pondok pesantren di Kabupaten Tasikmalaya yang tidak berkenan di datangi tim gugus tugas Covid-19 provinsi Jawa Barat (Jabar).

Padahal kedatangannya guna memberikan bantuan peralatan tes covid-19 pasca diketahui ada puluhan 86 orang, mulai dari santri hingga pengurus pondok pesantren, yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Padahal hari ini saya itu ditugaskan oleh Pak Gubernur untuk ke Kota/Kabupaten Tasikmalaya memberikan bantuan alat tes covid-19 kepada pondok pesantren. Karena sesuai informasi yang diterima oleh pak Gubernur, bahwa ada kluster pesantren di kota/kabupaten Tasikmalaya," jelas Uu, Kamis, 1 Oktober 2020.

Baca Juga: Pertemuan Sarwo Edhie dengan Anak DN Aidit, Kawah Upas Jadi Saksi, Ucapan Selamat Berakhir Pelukan

Ia bersama tim Gugus Tugas Covid-19 provinsi Jawa Barat ini hendak memeriksa dan memastikan penyebaran Covid-19 di pesantren tersebut. Namun rencana kedatangannya mendapatkan penolakan pengurus pondok pesantren yang hendak didatangi.

"Padahal kehadiran kami adalah untuk mengambil sebuah solusi atau mengantisipasi. Karena yang kami terima dari pemerintah daerah ada hal-hal yang perlu diantisipasi dan ditindaklanjuti," papar Uu.

Meski begitu, dirinya mengaku tetap sangat takdim dan menghormati pengurus dan pimpinan pondok pesantren tersebut. Karena niatnya hanya untuk memastikan agar kasus Covid-19 ini tidak semakin bertambah.

Baca Juga: Liverpool vs Arsenal di Piala Liga Inggris: Jurgen Klopp Yakini Pertandingan akan Berjalan Sulit

"Saya sangat memahami dan menghargai dan saya menghormati kepada pimpinan pondok pesantren," tambahnya.

Sehingga ia mengaku tidak akan memaksakan karena mungkin pimpinan pondok pesantren mempunyai cara dan jurus jitu dalam menghadapi masalah seperti ini. Sebab dikatakan dia, yang mengetahui di internal pondok pesantren yakni kiai itu sendiri.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X