PIKIRAN RAKYAT - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Republik Indonesia (RI) Airlangga Hartarto dalam peresmian atap solar panel di Pabrik Coca Cola Amatil, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Rabu 30 September 2020.
Solar panel berkapasitas 7,13 MegaWatt (MW) di atap seluas 72.000 m² dengan nilai investasi Rp87 miliar ini diklaim sebagai solar panel terbesar di Asia Tenggara, kedua di Asia Pasifik, dan keempat di dunia.
Instalasi solar panel di Pabrik Coca Cola Amatil di Bekasi ini pun sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam mengurangi emisi karbon serta mendorong pemakaian energi baru terbarukan (EBT).
Baca Juga: Kenali 120 Potensi di Bahaya di Jalan Raya, Bikers Wajib Baca!
Kang Uu --sapaan Uu Ruzhanul-- mengatakan, solar panel ini dapat menjawab tantangan kebutuhan sumber energi di Jabar yang lebih tinggi dari daerah lain, terutama menghadapi semakin banyaknya investasi yang masuk ke Jabar.
"Di Jawa Barat ini 50 persen energi yang ada dipakai oleh industri, 50 persennya lagi digunakan oleh 50 juta warga Jabar di 27 kabupaten/kota. Ini sudah dipastikan merupakan kebutuhan energi yang sangat luar biasa," kata Kang Uu.
"Ditambah juga investasi di Jabar semakin banyak. Dengan semakin banyak investasi di Jabar, berarti semakin besar pula kebutuhan energi," tambahnya.
Kang Uu berharap, instalasi solar panel oleh Coca Cola Amatil Indonesia ini bisa menjadi contoh bagi industri-industri lainnya di seluruh Jabar untuk menghemat energi juga mengurangi polusi udara.
Sementara itu, Menko Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menyambut baik terobosan EBT ini. Ia mengatakan, solar panel milik Coca Cola Amatil Indonesia ini mendukung target pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 314 juta ton atau setara dengan 7.000 kendaraan selama satu tahun.
Artikel Pilihan