Tingkat Kesembuhan Naik, Angka Kematian Turun

- 22 September 2020, 08:59 WIB
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil saat rakor bersama Menko Maritim dan Investasi, para gubernur, dan Kementerian Kesehatan melalui telekonferensi dari Gedung Pakuan Bandung, Senin 21 September 2020. /DOK. HUMAS PEMPROV JABAR


PIKIRAN RAKYAT - Meski angka positif Covid-19 terus bertambah seiring percepatan tes PCR, namun tingkat kesembuhan terus naik dan angka kematian menurun.

Tingkat kesembuhan naik 6 poin dari 53 persen ke 59 persen dalam beberapa hari saja. Sementara angka kematian menurun dari 2,4 persen ke 1,88 persen.

Demikian laporan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam rapat koordinasi bersama para gubernur, Kementerian Kesehatan, dipimpin Menko Bidang Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan melalui telekonferensi dari Gedung Pakuan Bandung, Senin 21 September 2020.

Baca Juga: Pergub Jabar Nomor 60 Tahun 2020 Akan Didorong Menjadi Perda

Menurut Ridwan Kamil, kondisi terkini pasien Covid-19 di Jabar naik turun. “Tapi, ada indikator baik yang bisa saya sampaikan. Saat ini recovery rate -nya membaik dari 53 persen menjadi 59 persen. Alhamdulillah tingkat kematian turun dari 2,4 persen sampai 1,88 persen,” katanya.

Kementerian Kesehatan RI telah mempubliksasikan lima dokumen protokol terkait Covid-19 didukung setidaknya 15 surat edaran menteri, peraturan menteri, keputusan BNPB, dan berbagai pedoman. Termasuk salah satunya dokumen terapi penanganan bagi pasien yang dirawat.

Gubernur Ridwan Kamil menegaskan akan mewajibkan dokumen tersebut agar diimplementasikan di seluruh rumah sakit rujukan.

“Dokumen yang di- share oleh Kemenkes RI terkait penerapan protokol terapi penanganan Covid-19 akan kami wajibkan di seluruh rumah sakit,” tegasnya.

Baca Juga: Sinopsis Film Triple 9: Mengumbar Sisi Gelap Kepolisian Amerika Serikat

Sementara itu, Menko Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan menerangkan dokumen protokol terapi penanganan Covid-19 dari Kemenkes RI seperti disinggung Gubernur Ridwan Kamil. Protokol ini harus diterapkan di rumah sakit rujukan dan puskesmas setidaknya hingga tiga bulan mendatang.

Halaman:

Editor: Rahmad Maulana


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X