September Belum Puncak Covid-19, Bayu: Dikepung Zona Oranye, Kasus Positif di Ciamis Naik Signifikan

- 22 September 2020, 07:10 WIB
ILUSTRASI Covid-19. /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Perkembangan kasus pandemi Covid-19 di tatar galuh Ciamis, Jawa Barat, terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Gugus tugas Covid-19 Ciamis memperkirakan Bulan September 2020 ini belum mencapai puncak.  

Sementara itu mulai hari Senin, 21 September 2020 Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Ciamis mulai menerapkan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah. Hal itu menyusul adanya seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Setda Ciamis terpapar positif Covid-19.

“Kami prediksi Bulan September ini baru mulai memasuki puncak Covid-19, jadi ingat belum puncak. Sejak tanggal 15 September ini, setiap hari menemukan kasus baru. Kondisi ini harus mendapat perhatian dari semua,” tutur Juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Ciamis Bayu Yudiawan, Senin 21 September 2020.

Baca Juga: Benyamin Sueb Muncul di Google Doodle Hari Ini, Berikut Kiprahnya Sebagai Seniman Betawi Asli

Dia mengungkapkan enam temuan baru kasus Covid-19. Terdiri dari 3 orang diantaranya hasil tracing keluarga, 2 orang hasil tes swab massal serta seorang pelaku perjalanan. Pelaku perjalanan tersebut baru perjalanan dari Bekasi.

Data terakhir lanjutnya, tercatat 58 orang positif, terdiri 2 meninggal, 35 orang sembuh dan sissanya menjalani isolasi mandiri dan dirawat di rumah sakit. Jumlah tersebut  bertambah 6 orang dibandingkan kondisi hari Sabtu, 18 September 2020 yang mencatat 52 orang positif.

“Temuan yang positif meningkat cukup signifikan, dimungkinkan karena sebelumnya dilakukan tes swab secara masif. Keadaan seperti ini juga harus menjadi peringatan bagi semuanya agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Baca Juga: 11 Tips Mengecat Rumah Sendiri agar Tetap Betah di Rumah Saja, Kombinasi Warna Tepat di Antaranya

Lebih lanjut Bayu mengatakan sampai saat ini Ciamis masih termasuk wilayah atau zona kuning, namun demikian ancaman penambahan kasusnya diprediksi bakal meningkat.  Alasannya karena Ciamis dikepung beberapa daerah zona oranye.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X