Jabar Masuk 8 Provinsi yang Dikawal Pusat, Ridwan Kamil: Kalau Ditanya Mau Apa, Jawabannya Sama Saja

- 16 September 2020, 16:09 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memimpin rapat koordinasi bersama lima kepala daerah di wilayah Bogor-Depok-Bekasi (Bodebek) melalui video conference dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin 14 September 2020. /DOK. HUMAS PEMPROV JABAR

PIKIRAN RAKYAT - Menko Maritim dan Investasi Republik Indonesia (RI) Luhut Binsar Panjaitan, menyebut delapan provinsi utama perlu dikawal dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di daerahnya.

Ia mengarahkan semua pihak yang terlibat dalam penanganan Covid-19 di Indonesia, termasuk TNI/Polri, agar bersama-sama mendukung para gubernur.

Adapun kedelapan provinsi utama tersebut yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Papua.

Baca Juga: 6 Tips Merawat Bodi Mobil saat PSBB Jakarta Ketat Kembali Berlaku

Menanggapi hal tersebut, Ridwan menuturkan, ada tidak ada koordinasi delapan provinsi tersebut, pihaknya setiap hari itu mencari jawaban.

"Makanya kalau ditanya Pak Gubernur mau apa, jawabannya sama kita tuh udah mentok tracingnya 50.000 per minggu kecuali pemerintah pusat turun," kata dia pada wartawan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu 16 September 2020.

"Jakarta kan (pengetesannya) sudah 70.000 per minggu, Jawa Barat itu sudah keren 50.000 tapi kalau di presentasekan di jumlah penduduk kita masih kurang," ujar dia melanjutkan.

Baca Juga: Link Live Streaming MotoGP Emilia Romagna 2020, Dimanakah Keberadaan tim Repsol Honda dalam Balap

Kedua, tambah Ridwan, Jabar bagus di tingkat kematian yang rendah yaitu 2,1 tapi kesembuhan lambat hanya 53 persen, padahal minimal di 70 persen.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X