Depok Terancam Masuk Zona Hitam, Wali Kota: Kian Tak Terkendali, ICU RS Rujukan Bahkan Terisi Penuh

- 16 September 2020, 15:50 WIB
Wali Kota Depok Mohamad Idris. /ANTARA

 

PIKIRAN RAKYAT - Kian tak terkendali, kasus Covid-19 di Kota Depok terus bertambah, padahal Kota Depok saat ini telah berzona merah.

Wali Kota Depok Mohammad Idris, menyatakan 93 RW berstatus zona merah. Bukan hanya itu, bahkan semua ruang intensive care unit (ICU) di 10 rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 telah terisi penuh.

Penambahan kasus terus menerus ini membuat Idris khawatir jika Kota Depok berubah menjadi zona hitam dari saat ini telah zona merah.

Baca Juga: Beredar Kabar Ustaz di Babakan Madang Meninggal Dunia karena Aniaya, Kapolsek Tabayyun ke Keluarga

"Penyebaran Covid-19 terus meningkat tak terkendali dan Kota Depok bisa saja dari zona merah masuk ke zona hitam. Jangan sampai terjadi, untuk itu perlu kerja sama seluruh warga untuk mematuhi protokol kesehatan," ujar Idris, Selasa 15 September 2020.

Idris membenarkan, bahwa saat ini sebanyak 93 RW dari 924 RW di Kota Depok masuk dalam zona merah Covid-19. RW yang masuk zona merah harus melakukan pembatasan sosial kampung siaga (PSKS).

"RW yang masuk zona merah karena tercatat ada dua orang yang isolasi mandiri Covid-19," ujar Idris.

Baca Juga: Link Live Streaming Gratisan Lancar Jaya, PSG vs Metz Dini Hari Nanti

Idris mengungkapkan, berdasarkan Keputusan Wali Kota Depok Nomor 443/335/Kpts/Dinkes/Huk/2020, RW zona merah paling banyak berada di Kecamatan Sukmajaya, Pancoran Mas, dan Cimanggis. Menurutnya, penyebaran Covid-19 di Kota Depok terus meningkat.

Idris juga mengumumkan, kapasitas 10 RS rujukan pasien Covid-19 sudah hampir penuh di atas 80 persen. Keadaan darurat bahkan terjadi di bagian ICU.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: republika, Warta Ekonomi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X