Dibuat Autodidak dari Limbah Kayu, Gitar Karya Meeng Asal Tasikmalaya Kini Dilirik Yuki Pas Band

- 16 September 2020, 13:08 WIB
Heri Herianto atau dikenal Meeng, bersama gitar-gitar hasil kerajinannya, yang mayoritas dibuat dari limbah kayu di sekitar kediamannya. Meeng merupakan Kampung Raweuy, RT 16, RW 04 Desa Wargakerta, Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. /Dok. Eko Susanto

PIKIRAN RAKYAT - Siapa nyana, ketertarikan membuat gitar pada 20 tahunan lalu, dapat mengantarkan salah satu karyanya, ke tangan seorang rock star Indonesia.

Sabtu, 12 September 2020 lalu, Heri Herianto (47), asal Tasikmalaya, Jawa Barat, bertolak ke Bandung untuk membawakan salah satu karyanya, ke rumah Yuki vokalis Pas Band.

Setelah bertahun-tahun menjadi perajin autodidak gitar dari limbah kayu, Meeng, demikian Heri akrab disapa, akhirnya dilirik seorang rock star papan atas.

Baca Juga: Akui Jiwanya Terasa Damai saat Insiden Penusukan, Syekh Ali Jaber: Allah Kasih Ketenangan Luar Biasa

Kepada Pikiran-rakyat.com, dia menuturkan Yuki Pas Band bahkan menaksir gitar buatannya dengan harga yang cukup fantastis, jika dibandingkan oleh semua pembelinya selama ini.

"Mental saya belum siap dengan harga segitu. Hampir merasa belum pantas," kata dia, saat ditemui di kawasan Antapani, Kota Bandung.

Menurut dia, pada 1998 ia mulai suka terhadap gitar, dari segi bentuk dan suara yang dihasilkannya. Hanya berbekal rasa suka, dan pengetahuan yang minim mengenai kunci-kunci nada, dia kadang membantu membetulkan gitar-gitar orang lain.

Baca Juga: Diduga Mabuk, Wakil Bupati Yalimo yang Tabrak Polwan hingga Tewas Juga Tak Miliki SIM dan STNK

Beberapa tahun kemudian, ia memiliki gitar bas sendiri, tapi tidak lama itu dijual untuk kebutuhan ongkos kerja keluar kota.

Di waktu senggang, Meeng diam-diam membuat pola gitar bas, dan menyusun sedikit demi sedikit rangka dari kayu pohon nangka. Kayu yang ia peroleh dari bekas papan penggilasan cucian.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X