Kasus Positif Covid-19 Terus Melonjak, Pemkab Garut akan Tambah Kapasitas Ruang Isolasi

- 16 September 2020, 06:47 WIB
Rapat penanganan Covid-19 di Garut.* /Kabar Priangan/Aep Hendy

PIKIRAN RAKYAT - Tingkat penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Garut saat ini sudah terbilang mengkhawatirkan. Bagaimana tidak, hanya dalam kurun waktu dua pekan terakhir, di Garut sudah terjadi 62 kasus warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, menyebutkan pada bulan September ini kasus Covid-19 yang terjadi di wilayah Kabupaten Garut mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Baru saja memasuki pertengahan bulan, sudah ada 62 kasus warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Bulan ini memang terjadi peningkatan yang sangat signifikan jika dibanding bulan-bulan sebelumnya. Sebagai contoh, selama bulan Agustus, kasus warga yang terkonfirmasi positif hanya ada 22 kasus akan tetapi bulan September ini sampai pertengahan saja sudah terjadi 62 kasus," ujar Helmi saat ditemui seusai memimpin rapat penanggulangan Covid-19 di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Selasa 15 September 2020.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 16 September 2020, Gemini Tertarik dengan Seseorang

Dengan demikian, tutur Helmi, meski baru pertengahan bulan, pada bulan ini sudah terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sampai empat kali lipat dibanding bulan sebelumnya. Dikahawatirkan, jika kondisinya terus seperti ini, hingga akhir September penambahannya bisa mencapai delapan kali lipat bahkan lebih.

Kondisi seperti ini diakui Helmi tentu saja menjadi perhatian sangat serius Pemkab Garut dan unsur lainnya. Bersama pihak terkait, Pemkab Garut melakukan gerakan besar dengan melaksanakan penanganan yang sangat ketat untuk mencegah terus terjadinya penyebaran Covid-19.

Dari begitu tingginya kasus warga terkonifirmasi positif yang terjadi dalam dua pekan terakhir ini, diungkapkan Helmi, beberapa di antaranya muncul klaster baru dalam lingkungan keluarga. Hal ini dinilainya sangat patut diwaspadai karena tingkat penyebarannya yang sangat cepat.

Baca Juga: Geser CLOY, 'When the Camellia Blooms' Bawa Pulang 5 Piala di Acara The Seoul Drama Awards 2020

Helmi menerangkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, saat ini sudah ada 12 klaster keluarga yang sudah menjalani isolasi di RSUD dr Slamet Garut. Salah satu klaster keluarga berasal dari Kecamatan Wanaraja dimana terdapat empat anggota keluarga yang tertular Covid-19.

Ia juga menyampaikan, berbeda dengan sebelum-sebelumnya dimana penyebaran Covid-19 lebih banyak terjadi dari luar, saat ini penyebaran justru sudah beralih ke transmisi lokal. Hal ini termasuk penyebaran yang terjadi di kalangan internal keluarga sehingga muncul klaster keluarga.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X