Konflik Keturunan Sunan Gunung Jati vs Keraton Kasepuhan Cirebon, 'Kecewa, Kerahkan Massa dari Luar'

- 15 Agustus 2020, 08:48 WIB
Kericuhan terjadi saat deklarasi dibacakan Warga Keturunan dan kerabat dari Syech Syarif Hidayatullah dan Pangeran Cakrabuana Syech Haji Abdullah Iman. /Pikiran-Rakyat.com/Egi Septiadi

PIKIRAN RAKYAT - Tokoh Masyarakat Benda Kerep Cirebon, Jawa Barat, Muhtadi Mubarok Sholeh mengaku kecewa, dengan adanya langkah pelarangan kepada keluarga keturunan Sunan Gunung Jati yang akan masuk ke Keraton Kasepuhan Cirebon, untuk menggelar silaturahmi akbar pelurusan trah Sunan Gunung Jati.

"Saya kecewa terlebih dalam aksinya pihak PR Luqman mengerahkan massa dari luar keraton, saya nilai dalam hal ini PR Luqman Zulkaedin tidak manusiawi dalam hal itu," katanya kepada Pikiran Rakyat.com.

Sementara terkait pelarangan hal itu pihak Keluarga Keraton Kasepuhan Cirebon, belum memberikan keterangan resminya saat dicoba dihubungi via pesan WhatsApp.

Baca Juga: Videonya Disoroti, Melaney Ricardo Minta Maaf: Tidak Niat Aku untuk Bikin Gaduh dan Nggak Nyaman

Cek Youtube Pikiran Rakyat

Namun ketika ada konperensi pers pihak keraton segera akan mengabarkan lebih lanjut nantinya.

Diberitakan sebelumnya silaturahmi Akbar yang digelar Warga Keturunan dan kerabat dari Syech Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati ), dan Pangeran Cakrabuana Syech Haji Abdullah Iman, yang tergabung dalam Santana Kesultanan Cirebon diwarnai keributan.

Keributan terjadi saat warga dan keturunan tersebut tengah membacakan deklarasi di depan pintu Keraton Kasepuhan Cirebon.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X