Bikin Penasaran, Patung 'Petugas Medis' yang Evakuasi Pasien Covid-19 Kejutkan Warga

- 14 Agustus 2020, 16:48 WIB
Warga kampung Baturuyuk RT 13A RW 03 Desa Cintaraja, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya membuat kreativitas patung petugas medis mengevakuasi pasien covid-19 hingga membuat heboh pengendara jalan yang melintas, Jumat (14/8/2020).* /Pikiran-Rakyat.com/Aris MF

PIKIRAN RAKYAT - Beragam kreasi dan ide dalam menyambut hari Kemerdekaan ke-75 dilakukan masyarakat. Mulai menghias kawasan permukiman hingga membuat patung unik khas agustusan.

Hal itu seperti kreativitas yang dilakukan warga kampung Baturuyuk RT 13A RW 03 Desa Cintaraja, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Pada tahun ini mereka membuat kreasi patung para petugas medis yang menangani pasien Covid-19.

Patung yang ditempatkan di pinggir jalan raya Cintaraja Singaparna ini kontan mendapatkan sorotan warga. Banyak diantara para pengendara yang melintas terkejut dan penasaran dengan keberadaan petugas abal-abal ini. Mereka pun berhenti sejenak guna memastikan petugas tersebut asli atau hanya boneka.

Baca Juga: Aksi Keributan Terjadi Saat Silaturahmi Akbar di Keraton Kasepuhan Cirebon

Ketua RT 13A Baturuyuk Ade Rahmat (65) mengatakan, pada tahun ini, warga membuat patung bertema Covid-19. Patung tersebut menceritakan tentang evakuasi warga yang positif Covid-19 oleh tiga orang petugas kesehatan menggunakan APD lengkap menuju rumah sakit dengan menggunakan ambulans.

"Pengambilan tema Covid-19 sesuai dengan kondisi saat ini dimana seluruh dunia termasuk Indonesia sedang dilanda penyebaran Covid-19. Jadi kita sesuai tema, setiap tahun selalu berbeda," jelas Ade, Jumat 14 Agustus 2020.

Dikatakan dia, warga sengaja membuat patung yang menggambarkan evakuasi pasien Covid-19 dengan tujuan menyadarkan warga untuk selalu menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga: Bayern Munchen vs Barcelona: Trofi Liga Champions jadi Penutup Dua Pesta Juara Die Roten Musim Ini

Melalui patung yang dibuat, warga ingin membantu pemerintah dalam sosialisasi penerapan protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus yang menggemparkan dunia tersebut.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X