Dapat Reaksi Keras dari Para Pengusaha, Tender untuk 35 Proyek di Sumedang Dinyatakan Gagal

- 14 Agustus 2020, 13:11 WIB
Kepala Bagian PBJ Andri Indra Widianto, sedang menjelaskan alasan gagalnya tender kepada para pengusaha.* /Kabar Priangan/Taufik Rochman

PIKIRAN RAKYAT - Pokja Pemilihan pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang, kini terpaksa harus menggagalkan proses tender untuk 35 proyek kegiatan yang ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP).

Gagalnya hasil tender ini, sontak mendapat reaksi keras dari para peserta atau pengusaha penyedia jasa.

Sampai-sampai para pengusaha itu pun berdatangan ke Kantor Bagian PBJ Setda Sumedang, untuk mempertanyakan alasan digagalkannya proses tender tersebut.

Baca Juga: Viral, Wanita Menangis Tak Bisa Berjualan Usai Tegur Istri Wakapolda, Polda Sumsel Angkat Bicara

"Intinya, kami datang ke sini untuk menanyakan alasannya kenapa tender-tender proyek itu sampai gagal semua. Soalnya baru kali ini ada tender sampai gagal semua seperti ini," kata salah seorang pengusaha dari perwakilan Gapensi Sumedang, Jumat 14 Agustus 2020.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Kepala Bagian PBJ Setda Sumedang Andri Indra Widianto mengatakan bahwa keputusan penggagalan tender ini, terpaksa dilakukan karena semua peserta yang mengikuti tender proyek tersebut, dianggap tidak ada yang memenuhi syarat sebagaimana yang telah diatur dalam Permen PUPR No. 14 Tahun 2020 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi.

Menurut Andri, pada tahun 2020 ini, Pokja Pemilihan memang telah menyelenggarakan tender proyek untuk 35 kegiatan perkerjaan di dua OPD, yakni di DPUPR dan DPKPP.

Baca Juga: Barcelona vs Bayern Munich di Liga Champions: Hansi Flick Sudah Siapkan Strategi Redam Blaugrana

Dengan rincian, 31 paket kegiatan di DPUPR (pekerjaan jembatan, jalan dan irigasi), serta 4 paket kegiatan di DPKPP.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X