Menukar Jelantah dan Sampah Organik, Pelajar Bisa Akses Wifi Gratis untuk Belajar

- 13 Agustus 2020, 18:03 WIB
Para pelajar di RW 10,Gang Kelor, Menteng, Kota Bogor antusias belajar di salah satu sudut rumah milik RT yang terpasang jaringan internet, Rabu, 12 Agustus 2020. /Dok. RW 10 Gang Kelor

PIKIRAN RAKYAT – Pembelajaran jarak jauh  selama masa pandemi Covid-19  membuat  masyarakat harus  merogoh kocek lebih untuk membeli kuota internet.   

Namun demikian, tak sedikit warga yang   kesulitan memenuhi kebutuhan internet  untuk anak-anaknya.

Berkaca dari masalah itu, Ketua RW  10 Gang Kelor, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat Agus  Rukun kemudian berinisiatif untuk membuat gerakan berbagi internet untuk mendukung pembelajaran daring di kampungnya.

Baca Juga: Sinopsis Film: Shark Night

Dalam membangun jaringan internet di RW nya,  Agus membuat gerakan donasi. Ada empat  pilihan donasi yang bisa dilakukan warga.

Pertama, sedekah Rp 2 ribu,  kedua menyetor minyak jelantah  1 kilogram, menyetor sampah an-organik 1 kilogram, atau menyumbang satu pohon bibit kelor.

Menurut Agus, dengan memberlakukan donasi pohon kelor, jelantah dan sampah anorganik,  ia ingin memberikan edukasi kepada  siswa dan masyarakat agar  dapat mencintai alam dengan mendaur ulang sampah-sampah di sekitar kita. 

Baca Juga: Inilah Pesaing Toyota Fortuner yang Akan Diluncurkan Morris Garage, Punya Fitur untuk Cegah Tabrakan

“Alhamdulilah respons masyarakat sangat bagus.  Donasi dari masyarakat sampai saat ini Rp 500 ribu, dan donasi jelantah sebanyak 90 liter. Untuk jelantah kita tukarkan ke bank sampah, termasuk sampah anorganik,” ucap Agus Rukun kepada Pikiran-rakyat.com, Kamis, 13 Agustus 2020.

Dari donasi tersebut,  RW 10 kemudian memasangkan jaringan  di tiga RT yakni di RT 01, 03, dan 04. Sementara satu RT lagi masih belum dipasang jaringan internet karena keterbatasan anggaran.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X