Pembelajaran Tatap Muka Dimulai, Ombudsman: Sesuatu Terjadi, Sekolahlah yang Dimintai Tanggung Jawab

- 12 Agustus 2020, 06:59 WIB
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil saat dampingi Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim tinjau persiapan Jabar gelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada 13 Juli 2020 di SMA Negeri 4 Kota Sukabumi, Rabu 08 Juli 2020.* /DOK HUMAS PEMPROV JABAR

PIKIRAN RAKYAT - Sepekan menjelang kegiatan belajar dan mengajar (KBM) secara tatap muka di 51 Sekolah Menengah Atas dan sederajatnya di Kota Sukabumi, Ombudsman wilayah Jawa Barat (Jabar) mendatangi sejumlah sekolah.

Proses pembelajaran di tengah wabah pandemi Covid-19, kini menjadi perhatian lembaga penyelenggaraan pelayanan publik. Mereka tidak hanya melakukan serangkaian diskusi dengan beberapa orang kepala sekolah.

Tapi melakukan inspeksi mendadak dibeberapa ruangan kelas saat proses simulasi pembelajaran akan dimulai. Mereka meninjau secara langsung kesiapan belajar tatap muka untuk memastikan pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka dilakukan dengan sangat hati-hati.

Baca Juga: 12 Pegawai Bank Syariah Mandiri Purwokerto Positif Covid-19, Bupati: Tracing, Pimpinannya Terinfeksi

"Kami datang ke Kota Sukabumi untuk menindaklanjut kekhawatiran. Seperti yang disampaikan kepada kepala sekolah, jangan sampai pihak sekolah yang mempersiapkan dengan baik malah terjadi sesuatu," kata Kepala perwakilan Ombudsman wilayah Jabar, Haneda Sri Lastoto.

Usai melakukan kunjungan di SMAN 4, Kota Sukabumi, Haneda Sri Lastoto mengatakan pihak sekolahlah yang nantinya akan dimintai pertanggungjawaban jika terjadi hal yang tidak diinginkan pada saat belajar tatap muka di mulai.

"Maka penting kami sarankan agar orang tua siswa sudah benar-benar mengetahui dan paham tahapan yang akan dilaksanakan pihak sekolahan. Karena fokus kita yaitu jaminan kesehatan anak saat proses pembelajaran tatap muka dimulai," katanya.

Baca Juga: Persib Sudah Dua Hari Jalani Latihan Bersama, Robert Singgung Kebugaran Pemain

Haneda Sri Lastoto mengatakan berkaitan dengan izin dari orang tua siswa dalam pelaksanaan belajar tatap muka. Sehingga terjadi sesuatu pada saat pelaksanaannya bisa saling memahami dan ikut memastikan ada hal diluar dari kemampuan penyelenggara.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X