Kota Bogor Alami Lonjakan Kasus Covid-19 dalam Tiga Hari Terakhir

- 10 Agustus 2020, 16:43 WIB
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, pada rapat koordinasi dengan DPRD Kota Bogor terkait percepatan penanganan COVID-19, di kantor DPRD Kota Bogor, Selasa, 7 April 2020.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Kota Bogor memperingatkan masyarakat untuk mewaspadai lonjakan peningkatan kasus Covid-19. Dalam tiga hari terakhir, kasus Covid-19 di Kota Bogor bertambah 36 kasus. Penyebaran dalam rumah tangga dan perkantoran jadi kasus baru di Kota Bogor.

Demikian diungkapkan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dedie A Rachim saat menggelar konferensi pers di Markas Gugus Tugas Covid, Senin 10 Agustus 2020.

Kota Bogor dalam kondisi berisiko sedang, namun kalau enggak berhati-hati, bisa berubah jadi risiko tinggi. Apalagi saat ini PSBB perpanjangan 6 disandingan dengan Pra AKB,” ujar Dedie A Rachim.

Baca Juga: 60 Persen Koperasi Jabar Terdampak Covid-19, Sebagian Mulai Pulih

Saat ini, total kasus Covid-19 di Kota Bogor mencapai 350 kasus, dengan tingkat kesembuhan 60, 61 persen, dan angka kematian 6 persen. Sementara total pasien yang dirawat sebanyak 54 persen, dan isolasi mandiri 46 persen.

“Kasus aktif terkonfirmasi 115 orang, dirawat 48 orang, dan isolasi mandiri 67 orang,” kata Dedie.

Lebih lanjut, Dedie mengungkap saat ini ada tiga aparatur sipil negara yang terkonfirmasi positif Covid-19. Satu berstatus sebagai ASN Satpol PP Kota Bogor, dan dua ASN dari lingkungan Setda Kota Bogor. Dedie menyebut ketiga kasus baru ini belum bisa disebut klaster karena berada di lokasi yang terpisah.

Baca Juga: Perluas Pasar, Mitsubishi Resmikan 4 Dealer Baru di Indonesia

“Ketiganya tidak ada gejala, dan mereka sudah menjalani isolasi mandiri. Terkait kasus ini, kita langsung lakukan disinfektasi untuk kantor, termasuk pembersihan ruangan. Sejauh ini WFH sudah diberlakukan untuk 50 persen ASN,” ucap Dedie.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X