Gegerkan Warga Indihiang, Identitas dan Penyebab Kematian Bocah Bercelana Seragam SD Terungkap

- 8 Agustus 2020, 16:34 WIB
Sempat gegerkan warga Indihiang Tasikmalaya, mayat anak tewas di terminal Indihiang Kota Tasik Dibawa Keluarga /Pikiran-rakyat.com/Asep M Saefuloh

PIKIRAN RAKYAT - Mayat bocah yang ditemukan tergeletak di trotoar depan warung kaki lima sekitar Terminal Indihiang, Kota Tasikmalaya, Kamis, 6 Agustus 2020 pagi lalu, akhirnya diketahui identitasnya.

Penyebab kematiannya pun turut terungkap, meskipun polisi setempat sempat memeriksa sejumlah anak punk di sekitar terminal Indihiang.

 Mayat bocah berseragam celana sekolah dasar (SD) itu diketahui bernama Denar Wahyu Sanjaya (13) warga Desa Waluya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga: 2 Korban Arus Ombak Pantai Goa Cemara Akhirnya Ditemukan Tim SAR, Ada yang Masih Anak-anak

Pihak keluarga dengan didampingi salah seorang aparat Desa Waluya menjemputnya ke kamar mayat RSUD dr. Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Sabtu, 8 Agustus 2020 siang.

Aparat Desa Waluya, Engkus Kuswara mengatakan, korban pergi dari rumah hendak ke Pangandaran bersama teman-temannya, namun ketika nyampai di Kota Tasikmalaya korban terjatuh hingga menyebabkan meninggal dunia.
"Korban berangkat dari rumahnya di Bandung Rabu (5 Agustus 2020) sore," ucapnya.

Korban sendiri kata dia, pergi bersama empat orang temannya pergi  dengan tujuan ke Pangandaran tanpa pamitan ke orang tuanya.

Baca Juga: Profil KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, dari Operasi Timor Timur hingga Wakil Erick Thohir

Nahas, saat sampai di Tasikmalaya korban terjatuh hingga menyebabkan tewas.

Mengrtahui korban tewas karena tetjatuh, teman-temannya pulang namun tidak mengabarkan ke pihak keluarga. Padahal ilpihak keluarga terus mencari-cari, namun korban tak kunjung ditemukan.

Pihak keluarga baru mengetahui keberadaan korban, setelah kedatangan empat orang temannya dan mengabarkan terkait korban yang jatuh di Tasikmalaya.

Baca Juga: Jelang HUT RI ke-75, Luhut Siap Beri Cashback hingga Rp750.000 bagi Warga yang Belanja Produk Lokal

"Diduga karena takut, teman-temannya itu tidak langsung memberitahukan. Dan baru diberitahukan kepada keluarga, Jumat (7 Agustus 2020) siang," tuturnya.

Dikatakan dia,  setelah mendapatkan kabar tersebut, pihak keluarga meminta pertolongan ke kantor desa untuk menjemput korban.

Saat ini keluarga sudah berada di rumah sakit dengan maksud membawa jenazah korban dengan maksud untuk dimakamkan di Bandung, ungkapnya.

Baca Juga: Pindah ke Lapas Salemba, Djoko Tjandra Belum Digabungkan Satu Sel dengan Tahanan Lain

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang lelaki berusia belasan tahun ditemukan tergeletak dengan kondisi tewas di depan warung kaki lima sekitar Terminal Indihiang, Kota Tasikmalaya, oleh seorang tukang parkir,  Ardista (25), Kamis pagi.

Penemuan mayat remaja laki-laki itu langsung menggegerkan warga sekitar. Apalagi lokasi penemuan itu persis di pinggir jalan raya samping Pasar dan Terminal Type A Indihiang yang setiap paginya berkerumun aktifitas warga.

Tidak berselang lama, petugas dari Polsek Indihiang dan Tim Inafis Satreskrim Polresta Tasikmalaya datang ke lokasi. Selanjutnya mayat tersebut dievakuasi ke RSUD dr. Soekardjo untuk pemeriksaan lebih lanjut.***

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X