Temuan Jasad Bocah Berseragam SD di Trotoar di Indihiang Tasikmalaya, 7 Anak Punk Diamankan Polisi

- 7 Agustus 2020, 10:52 WIB
Jasad anak berseragam celana sekolah dasar ditemukan tergeletak di trotoar dekat terminal indihiang Kota Tasikmalaya, Kamis 6 Agustus 2020.* /Pikiran-Rakyat.com/Asep MS

PIKIRAN RAKYAT - Guna mengungkap misteri kematian seorang anak tanpa identitas yang mayatnya ditemukan di terminal Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis 6 Agustus 2020, polisi dari Polresta Polsek Indihiang mengamankan tujuh anak punk yang sering menginap di sekitar Terminal Tipe A Kota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun, Kecamatan Indihiang, Kamis 6 Agustus 2020 malam.

Selain berkaitan dengan meninggalnya seorang bocah yang mayatnya ditemukan di sekitar terminal, pengamanan ketujuh anak punk tersebut juga dalam rangka cipta kondisi dikarenakan ketujuh anak punk tersebut diangap sering meresahkan warga.

"Kami telah mengamankan tujuh anak punk. Terdiri dari lima laki-laki dan dua perempuan. Mereka dimintai keterangan terkait temu mayat anak-anak pagi sebelumnya," kata Kapolsek Indihiang, Polresta Tasikmalaya, Kompol Didik Rohim Hadi, di Maposlek, Jumat 7 Agustus 2020.

Baca Juga: Juventus vs Lyon di Liga Champions: Statistik Dominasi Bianconeri di UEFA, Melempen di Akhir Serie A

Menurut Didik, pihaknya berupaya menggali informasi dari anak-anak punk terkait temu mayat tersebut. Apalagi saat ditemukan, mulut dan hidung korban berbusa serta di dekatnya ada bungkusan plastik beraroma alkohol.

"Kami terus berupaya mengorek keterangan untuk mengetahui identitas korban. Termasuk dari anak-anak punk," ujar Didik.

Mayat bocah yang diperkirakan berusia 12-14 tahun itu tergeletak di trotoar terminal dekat warung-warung makanan. Saat ditemukan mengenakan celana pendek merah serta baju kotak2 kecil coklat.

Baca Juga: Diduga Bunuh Diri, Aktor Bollywood Sameer Sharma Ditemukan Tewas Tergantung di Dapur

Setelah dimintai keterangan dan diberi pembinaan, ketujuh anak punk itu disuruh pulang ke rumah masing-masing.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X