Tanpa Keraton, 'Ambil Alih' Takhta, Rahardjo Djali Kukuhkan Diri Jadi Polmak Sultan Sepuh XV Cirebon

- 6 Agustus 2020, 19:29 WIB
Rahardjo Djali mendapat kalungan bunga dari sesepuh anak keturunan Sultan Sepuh XI seusai pengukuhan dirinya sendiri sebagai polmak atau Penjabat Sultan Sepuh XV di Masjid Sang Cipta Rasa Kamis 6 Agustus 2020. /Pikiran-Rakyat.com/Ani Nunung

PIKIRAN RAKYAT - Rahardjo Djali yang mengklaim keturunan Sultan Sepuh XI, nekat mengukuhkan diri sebagai pelaksana tugas atau polmak Sultan Sepuh XV Keraton Kasepuhan, pascameninggalnya Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat belum lama ini.

Aksi nekat Rahardjo dilakukan di tengah proses hukum Rahardjo Djali yang dilaporkan ke polisi atas dugaan tindak pidana menyiarkan berita bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat dan atau pencemaran nama baik.

Rahardjo dilaporkan oleh Ratu Raja Alexandra Wuryaningrat, adik almarhum Sultan Sepuh XIV, pasca melakukan "kudeta" atas takhta Sultan Sepuh XIV belum lama ini.

Baca Juga: Jabar Raih Prestasi di Bidang Pengembangan Kompetensi ASN

Prosesi pengukuhan polmak Sultan Sepuh XV yang hanya berupa pengalungan rangkaian bunga melati oleh sesepuh anak keturunan Sultan Sepuh XI, dilakukan di Masjid Sang Cipta Rasa, Kamis 6 Agustus 2020.

loading...

Semula pengukuhan sedianya akan dilakukan di rumah Sultan Sepuh XI yang berada di dalam kompleks Keraton Kasepuhan.

Namun penjagaan ketat di tiga pintu masuk Keraton Kasepuhan membuat acara dipindahkan ke masjid yang ada di depan keraton.

Baca Juga: Fakta Baru Kasus Pencemaran Nama Baik Ahok: Dua Tersangka KS dan EJ Tidak Ditahan

Meski tanpa keraton karena tidak lagi memiliki akses untuk masuk Keraton Kasepuhan, Rahardjo mengungkapkan nanti akan ada yang mengatur sedemikian rupa, sehingga dia bisa kembali masuk ke keraton.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X