Klaster Keluarga Semplak Jadi Perhatian Khusus Pemkot Bogor, 22 Orang Terpapar Covid-19

- 5 Agustus 2020, 18:47 WIB
WALI Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.* /Instagram/@bimaaryasugiarto

PIKIRAN RAKYAT - Penambahan kasus Covid-19 dari klaster keluarga di Kelurahan Semplak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bogor.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, hingga Rabu 5 Agustus 2020, terdapat 22 orang yang terpapar Covid-19 dari klaster tersebut. Sebanyak 13 orang merupakan warga Kota Bogor, dan sisanya ber-KTP Kabupaten Bogor.

“Saat ini sebagian sedang isolasi mandiri, dan sebagian lagi di RSUD Kota Bogor,” ujar Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor Dedie A.Rachim, Rabu 5 Agustus 2020.

Baca Juga: Empat Transfer Besar yang Dilakukan Klub Premier League pada Musim Panas Ini

Menurut Dedie, klaster Semplak sendiri berawal dari klaster perkantoran. Awalnya, salah satu pegawai negeri sipil di Unit Lelang Barang Pengadaan Jasa (ULBPJ) Kabupaten Bogor yang tinggal di Semplak terkonfirmasi positif Covid-19. Setelah dilakukan pelacakan kontak erat, terdapat 14 anggota keluarga yang teridentifikasi Covid-19, dan kini bertambah 8 orang.

“Kita serahkan ke RW Siaga Corona dan wilayah setempat untuk pembatasan akses warga,” kata Dedie.

Wali Kota Bogor Bima Arya juga menyoroti masih adanya klaster penyebaran Covid-19 di fasilitas kesehatan. Bima berharap masyarakat yang berobat ke faskes dapat jujur dengan riwayat perjalanan atau kondisi kesehatannya sehingga tidak merugikan tenaga medis.

Baca Juga: Pendiri TikTok Kecam AS, Tuding Pemerintahan Trump Ingin Matikan Platformnya

“Kita selalu transparan. Dulu Wali Kota positif ngaku, ada ASN positif bilang. Jadi kita ingin semua paham, transparan itu penting. Penyebabnya dari mana, enggak mudah jawabnya. Faktanya, di rumah sakit sekarang ada petugas keamanan, parkir, front office yang bertugas terpapar, jadi harus waspada. Poinnya itu,” ucap Bima Arya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X