Mulai 4 hingga 18 Agustus 2020, Semua Objek Wisata di Majalengka Ditutup

- 5 Agustus 2020, 16:01 WIB
Nampak kawasan wisata Gunung Putri di Blok Citaman, Desa Gunungmanik, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka sepi pengunjung. Itu akibat dilakukannya penutupan bagis emua akwasan wisata sesuai SE Bupati yang akan berlaku hingga 14 hari atau hingga 18 Agustus 2020 mendatang.* /Kabar Cirebon/Tati Purnawati

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Kabupaten Majalengka menutup seluruh objek wisata yang ada selama 14 hari kedepan sejak 4 Agustus hingga 18 Agustus 2020 mendatang untuk menghindari semakin banyaknya masyarakat yang terpapar virus Covid-19.

Penutupan objek wisata tersebut sesuai Surat Edaran Bupati ber nomor 556/1154-Disparbud tentang Penutupan Sementara Objek Daya Tarik Wisata di Kabupaten Majalengka yang diterbitkan tanggal 4 Agustus 2020.

Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka Eman Suherman mengemukakan, penutupan berlaku untuk seluruh objek yang mengundang wisata, baik wisata alam maupun wahana air, hiburan karaoke hingga karaoke keluarga juga seni pertunjukan.

Baca Juga: Orang Tua Bercerai, Nia Ramadhani Harus Kehilangan Masa Bermain Demi Mencari Uang saat Kecil

“Menyangkut hal tersebut kami telah menyebarkan Surat Edaran tersebut kepada seluruh pengelola wisata. Semua wisata alampun ditutup sementara walalupun itu terbuka namun tetap mengundang kerumuman banyak orang,” kata Eman.

Untuk memastikan semua lokasi yang mengandung wisata ditutup, pemerintah akan terus memantau dan menugaskan sejumlah personil Satuan polisi Pamong Praja, kepolisian dan TNI untuk terus melakukan patroli dan di semua kawasan dan bahkan pintu masuk menuju objek wisata serta jalur jalan menuju kawasan wisata tersebut.

“Yang jelas semua industri pariwisata yang mengundang banyak orang, aktivitas ekonomi kreatif yang mengundang banyak masa, dan pertunjukan seni budaya di Kabupaten Majalengka untuk sementara ditutup. Kami juga sudah mengintruksikan kepada pengelelola objek wisatanya serta meminta kepada para camat dan kepala desa untuk mensosilisaskan kembali penutupan ini," ungkap Sekda Eman.

Baca Juga: Ketua DPD Golkar Kabupaten Pangandaran Mohamad Taufik Disomasi oleh Dua Orang

Surat Edaran yang sudah dibuat Pemerintah Kabupaten Majalengka tersebut menurutnya, akan ditinjau dan dievaluasi dalam pelaksanaanya untuk kemudian diambil kebijakan lanjutan apakah diperpanjang atau dihentikan.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X