Mulai 4 Agustus hingga 3 September 2020, Pemkot Bogor Perpanjang PSBB Pra AKB

- 4 Agustus 2020, 17:38 WIB
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, pada rapat koordinasi dengan DPRD Kota Bogor terkait percepatan penanganan COVID-19, di kantor DPRD Kota Bogor, Selasa, 7 April 2020.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Kota Bogor kembali memperpanjang masa Pembatasan Berskala Besar Pra Adaptasi Kebiasaan Baru (PSBB Pra AKB). Kebijakan tersebut berlaku mulai 4 Agustus 2020 hingga 3 September 2020.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dedie A Rachim mengatakan, perpanjangan PSBB Pra AKB perlu dilakukan karena pada PSBB sebelumnya, angka penyebaran Covid-19 menunjukkan angka yang fluktuatif dan belum menunjukkan pengurangan yang signifikan.

“Saat ini juga sedang disusun Perwali terkait sanksi administratif bagi pelanggar PSSB Pra AKB,” ucap Dedie, Selasa 4 Agustus 2020.

Baca Juga: Peningkatan Kasus Positif Covid-19 Kembali Terjadi di Kota Tasikmalaya

Dedie mengatakan, secara garis besar kasus Covid-19 di Kota Bogor berasal dari luar kota. Dari 301 kasus Covid-19 di Kota Bogor, sebanyak 100 kasus bersumber dari luar kota. Hal tersebut yang menjadi catatan serius sehingga Pemkot Bogor mewajibkan warga yang ingin ke luar dan masuk ke Bogor untuk melapor agar bisa segera menjalani tes usap.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, jumlah total warga Kota Bogor yang terkonfirmasi Covid-19 di Kota Bogor hingga Selasa 4 Agustus 2020 mencapai 306 kasus. Perinciannya 202 sembuh, 21 meninggal, dan 83 masih dalam kondisi sakit.

“Makanya kami minta dengan sangat kepada warga yang hendak bepergian ke luar kota tolong melapor ke RW Siaga Covid-19 setempat agar bisa diawasi demi meminimalisasi hal yang tidak diinginkan,” kata Dedie.

Baca Juga: Berharap Jessica Iskandar Beri Izin, Richard Kyle Tak Ingin Hilang dari Hidup El Barack

Tes Massal

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X