Usai Gempa dan Banjir, Cianjur Kini Diterjang Angin Puting Beliung: 32 Keluarga Terpaksa Mengungsi

- 1 April 2023, 07:10 WIB
Ilustrasi angin puting beliung.
Ilustrasi angin puting beliung. /Pexels/Ralph W. lambrecht

PIKIRAN RAKYAT - Puluhan rumah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung pada Jumat, 31 Maret 2023 petang. Akibatnya, 32 keluarga di Desa Jatisari, Kecamatan Bojongpicung terpaksa mengungsi.

Sekretaris BPBD Cianjur, Rudi Wibowo mengatakan bahwa angin puting beliung terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang melanda sebagian besar wilayah Bojongpicung. Hal itu terjadi menjelang berbuka puasa, sehingga membuat warga panik.

"Saat itu, warga hendak berbuka puasa mendengar suara gemuruh angin yang cukup kencang langsung menyapu perkampungan warga, sejumlah pohon berbagai ukuran dan tiang listrik roboh menimpa belasan rumah warga," tuturnya, Jumat, 31 Maret 2023.

Rudi Wibowo menuturkan, pihaknya telah mengirim petugas untuk melakukan pendataan secara pasti mengenai kerusakan yang disebabkan angin puting beliung yang juga menyapu dua desa lainnya, Desa Sukajaya dan Cikondang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi 32 kepala keluarga mengungsi.

Baca Juga: Kerangka Manusia Diduga Korban Gempa Ditemukan di Sate Sinta Cianjur, Korban Meninggal Jadi 606 Jiwa

"Sebagian besar rumah rusak di bagian atap karena terbawa angin dan tertimpa pohon tumbang dan tiang listrik roboh, sedangkan untuk dua desa terdampak lainnya masih dalam pendataan," katanya.

Sementara itu, Camat Bojongpicung, Azis Muslim, mengatakan bahwa saat ini warga mengungsi ke madrasah dan rumah saudaranya. Hal itu adalah karena sebagai besar atap rumah rusak, sehingga hunian mereka tergenang air hujan dan material genting yang berserakan.

"Puting beliung menyapu tiga desa namun yang terparah di Desa Jatisari yang mencapai 32 rumah dengan kondisi rusak berat, sedang dan ringan. Untuk sementara 60 jiwa mengungsi ke madrasah dan rumah keluarganya, kami upayakan bantuan perbaikan rumah esok hari," ujarnya.

Warga yang rumahnya rusak berat, Sarif (45) mengatakan, menjelang berbuka puasa, hujan masih turun deras disertai angin kencang dan gemuruh angin puting. Akibatnya, belasan pohon berbagai ukuran tumbang menimpa rumahnya dan warga lain.

Halaman:

Editor: Eka Alisa Putri


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x