Heboh Postingan Bongkahan Daging Kurban Bergerak-gerak Sendiri, Medis: Merupakan Hal Biasa

- 2 Agustus 2020, 17:33 WIB
Daging bergerak heboh di Tasikmalaya. /Tangkapan layar video viral

PIKIRAN RAKYAT – Postingan sebongkah daging yang bergerak-gerak sendiri yang menyebar di sejumlah grup WhatsApp.

Minggu, 2 Agustus 2020 pagi, membuat netizen di Kota Tasikmalaya heboh oleh postingan tersebut.

Salah seorang netizen, Firman Suryaman (47), warga Jalan Bantar Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya menuturkan, ia mendapat postingan itu di sebuah grup WA miliknya.

Baca Juga: 25 Hotel Terbaik di Dunia 2020, Salah Satunya Ternyata Ada di Indonesia

Kemudian postingan sebongkah daging bergerak-gerak itu ia kirim kembali ke grup WA komunitas pekerjaannya.

"Saya dapat tadi pagi. Kemudian saya kirim lagi ke grup komunitas di mana saya kerja. Sengaja saya sebar barangkali ada yang tahu di mana kejadiannya," kata Asep.

Pemantauan Pikiran-rakyat.com, postingan daging bergerak itu berdurasi sekitar 2,17 menit. Terlihat sebongkah daging mentah masih merah yang dipotong hampir persegi berukuran sekitar 12 cm bergerak-gerak.

Baca Juga: Youtuber Edo Putra Ditahan Usai Prank Kurban Isi Sampah Viral, Keluarga Minta Bebas

Gerakan daging bukan bergeser atau berpindah tetapi  bergerak dari dalam.

Tidak diketahui bagaimana akhrinya gerakan potongan daging tersebut karena tayangannya keburu habis.

Salah seorang dokter hewan di Kota Tasikmalaya, drh Aceu, ketika dikonfirmasi terkait itu mengatakan, bergeraknya sendiri daging tersebut dalam dunia medis masuk dalam tahapan rigor mortis.

loading...

Baca Juga: Lamborghini Luncurkan Mobil Baru Seharga Rp 51 Miliar yang Tak Bisa Dibawa Pulang Pembelinya

"Itu (dalam postingan video, Red) kelihatannya daging segar dan sedang masuk pada tahapan rigor mortis dimana terjadi proses kekakuan atau disebut juga kejang mayat," kata Aceu.

Menurutnya, proses rigor mortis tersebut merupakan hal yang lumrah pada proses
kematian termasuk hewan ternak. Walau sudah dipotong-potong tetap terjadi kejang yang secara kasat mata terlihat bergerak-gerak.

Dalam sebuah referensi menyebutkan, sesaat setelah ternak mati maka kontraksi otot masih berlangsung sampai energinya habis. Kontraksi otot itulah secara kasat mata bisa terlihat daging bergerak-gerak. Setelah itu otot menjadi kaku atau disebut kejang mayat.***

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X