Terkait Dugaan Penyalahgunaan BLT di Desa Jagapura Kulon Cirebon, Pelaporan Tunggu Surat Inspektorat

- 2 Agustus 2020, 14:14 WIB
Adu mulut DPC Projo Kabupaten Cirebon dengan Sekdes Jagalura Kulon. /Pikiran-rakyat.com/Egi Septiadi

PIKIRAN RAKYAT - DPC Projo Kabupaten Cirebon, masih menunggu langkah inspektorat setempat terkait rencana pelaporan dugaan penyalahgunaan Bantuan Langsung Tunai (BLT), di Desa Jagapura Kulon, Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Hal ini diungkapkan Pengurus DPC Projo Kabupaten Cirebon Kaerudin, pihaknya bersama tokoh masyarakat kemarin tidak jadi melaporkan, karena terkendala surat tembusan dari inspektorat apakah masuk ke pidana atau opsi lain.

"Kami sudah mau melaporkan tapi terkendala surat dari inspektorat, sehingga kami dalam hal ini meminta dewan juga ikut bantu, agar surat dari inspektorat itu cepat rampung untuk mendukung proses pelaporan nantinya," terang Kaerudin kepada Pikiran Rakyat.com melalui sambungan telepon WhatsApp, Minggu 2 Agustus 2020.

Baca Juga: Meluncur 6 Agustus 2020, Toyota Mulai Distribusikan Corolla Cross

Kaerudin menambahkan dirinya sempat investigasi kepada penerima bantuan BLT dan perangkat menyatakan, banyak warga yang tidak bisa tanda tangan sehingga tanda tangan dalam berkas penerima bantuan bentuk tanda tangannya banyak yang sama.

"Namun pada intinya kami akan terus lanjut mengawal proses hukum ini, apakah nanti kepada proses pergantian atau pun masuk ke ranah pidana," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya Dugaan adanya penyalahgunaan Anggaran Dana Desa Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dilakukan oleh kuwu, untuk warga terdampak Covid-19 di Desa Jagapura Kulon Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon, Jawa Barat terus berlanjut.

Baca Juga: Pakai Riasan Surma, Zayn Malik Berbagi Foto Rayakan Idul Adha

DPC Projo Kabupaten Cirebon bersama tokoh masyarakat desa, hari ini akan melangkah kepada pelaporan ke tingkat kejaksaan dan juga inspektorat.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X