Spanduk Penolakan Khilafah Atas Nama PCNU Terpasang di Pinggir Jalan Diponegoro Cirebon

- 1 Agustus 2020, 08:00 WIB
Sebuah spanduk bertuliskan penolakan khilafah, terpasang di Jalan Besi Jempatan Jalan Diponegoro Kejaksan Kota Cirebon, Jawa Barat. / Pikiran Rakyat .com /Egi Septiadi

PIKIRAN RAKYAT - Sebuah spanduk bertuliskan " Khilafah Adalah Masalah Bukan Solusi " mengatasnamakan PCNU Kota Cirebon, baru-baru ini terpasang di Jalan Diponegoro, Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon, Jawa Barat.

Adanya spanduk itu membuat sejumlah warga di lokasi bertanya-tanya maksud dan tujuan spanduk tersebut dipasang.

Pasalnya belum lama ini kasus penghapusan kalimat khilafah yang dilakukan oleh Ketua DPRD Kota Cirebon Affiati, masih ramai ditingkat daerah dan juga sempat menjadi sorotan di tingkat nasional.

 Baca Juga: Sempat Berdoa dan Ucap Takbir, Jagal Meninggal di Atas Kambing Saat Golok Siap Menyembelih

Lokasi pemasangan spanduk tersebut padahal tidak jauh, dari Sekretariat DPC PDIP Kota Cirebon, yang beralamat di jalan yang sama dengan tempat pemasangan spanduk tersebut.

Salah seorang warga setempat Lukman mengatakan, spanduk itu dipasang sudah hampir dua harian, pihaknya tidak mengetahui pasti maksud dan tujuan pemasangan spanduk bertuliskan kalimat tersebut dan ada gambar bendera khilafah dikasih tanda coret.

loading...

"Informasinya tidak hanya di Jalan Diponegoro saja, kabarnya dipasang juga di Jalan Ampera Kota Cirebon," ungkap Lukman kepada Pikiran-Rakyat.com

 Baca Juga: Diduga Depresi saat Dirawat, Pasien Covid-19 di Surabaya Nekat Jatuhkan Diri dari Lantai 6

Sampai berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari pihak PCNU, terkait pemasangan spanduk tersebut.

Diberitakan sebelumnya Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Cirebon telah melaporkan tiga pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon ke Polres setempat.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X