Satu Keluarga di Cipatujah Jadi Klaster Baru, Kasus Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya Melonjak Drastis

- 30 Juli 2020, 14:57 WIB
Juru bicara Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, dr. Heru Suharto. /Pikiran-rakyat.com/Aris M Fitrian

PIKIRAN RAKYAT - Hanya dalam hitungan hari saja, temuan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, melonjak sangat drastis.

Berdasarkan data dari Satuan Tugas Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya jumlah kasus hingga Kamis, 30 Juli 2020 terkonfirmasi menjadi 32 orang.

Data ini meroket dua kali lipat, dari sebelumnya hanya 15 kasus positif pada awal pekan kemarin.

Baca Juga: Usai Jadi Buah Bibir karena Tak Pernah Pakai Sabun saat Mandi, Dokter AS Dapat Dukungan dari Netizen

Penambahan kasus positif tersebut berdasarkan uji swab PCR terhadap warga yang pernah kontak erat dengan pasien positif Covid-19, yang meninggal beberapa waktu lalu di Kecamatan Cipatujah.

Dokumentasi
Dokumentasi


Jumlah penambahan kasus ini mencapai 17 orang yang seluruh merupakan berasal dari klaster Satu Keluarga di Cipatujah.

Selain kerabat pasien positif yang wafat, kasus konformasi terbaru juga menimpa warga yang kontak erat dengan Pasien.

Baca Juga: Stok BBM Dipastikan Aman Meskipun Libur Iduladha, Hatim: Distribusi Tak Ada Kendala, Laut atau Pipa

"Jadi benar terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Kami baru menerima penambahannyamenjadi 32 kasus," jelas Juru bicara Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, dr. Heru Suharto, Kamis, 30 Juli 2020.

Kini pihaknya sudah melakukan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) di Desa Cipatujah. Bahkan, dikatakan Heru, sebanyak 232 warga sudah menjalani swab masal. Untuk hasilnya hingga kini masih menunggu.

"Jadi kita sudah melakukan swab masal terhadap 232 jiwa yang kontak erat dengan pasien wafat. Hasilnya masih belum keluar, kita masih menunggu semoga tidak ada penambahan lagi," ujar dia.

Baca Juga: Mengaku Tak Bisa Tidur usai Wawancara Ekslusif dengan BTS, Jang Hansol: Terlalu Deg-degan

Dari 32 kasus konfirmasi positif, diketahui sebanyak 20 orang berasal dari klaster Cipatujah. Untuk jumlah pasien yang masih menjalani proses isolasi kini berjumlah 22 orang. 9 orang sudah dinyatakan sembuh dan 1 orang meninggal dunia.

Guna Menyukseskan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Desa Cipatujah, pasca terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di desa tersebut, gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 tingkat Kecamatan Cipatujah melaksanakan giat penyekatan di perbatasan Desa.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Cipatujah Iptu Rokhmadi, dengan anggota petugas Puskesmas Cipatujah, Kasi Pemerintahan Kecamatan, Satpol PP Kecamatan Cipatujah dan anggota koramil Cipatujah.

Baca Juga: Lowongan Kerja Juli 2020, PT Sinar Mas Multifinance Buka Branch Manager Development Program

Mereka juga melaksanakan memeriksa Suhu Tubuh guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.

"Ini dilakukan atas keputusan Tim gugus tugas tingkat Kabupaten Tasik. Kita lakukan pengecekan suhu tubuh warga yang masuk dan keluar Desa Cipatujah," jelas Rokhmadi.***

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X