BIJB akan Kembali Beroperasi September, Hanya Sediakan Layanan Khusus

- 29 Juli 2020, 16:34 WIB
BANDARA Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Untuk mendongkrak angka penumpang dan kualitas pelayanan bandara ini, Pemprov Jabar akan membangun hotel berbintang.*
BANDARA Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Untuk mendongkrak angka penumpang dan kualitas pelayanan bandara ini, Pemprov Jabar akan membangun hotel berbintang.* /DOK. HUMAS PEMPROV JABAR

PIKIRAN RAKYAT - PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati segera lakukan pemulihan aktivitas setelah cukup lama tidak melakukan pelayanan apapun terkait Covid-19 yang berdampak pada lumpuhnya penerbangan ke semua wilayah.

Direktur Utama PT BIJB Salahudin Rafi mengatakan pihaknya telah merancang pemulihan jangka pendek yakni pelayanan ziarah umrah dan kargo yang akan dimulai pada Bulan September mendatang.

Pembukaan layanan khusus ini berdasarkan hasil survei yang dilakukan perusahaan terhadap konsumen. 62 persen akan terbang kembali dengan memperhatikan dan mengimplementasikan protokol kesehatan di bandara.

Baca Juga: Ramai-ramai Datangi Sidang, Pendukung Nazib Razak Diperingatkan Menkes Malaysia

“Saat ini Kemeterian perhubungan telah mulai merelaksasi layanan transportasi maskapai. Selain itu Gubernur Jawa Barat Pak Ridwan Kamil juga mendorong untuk mempercepat mengambil peluang bisnis yang tersedia yang bisa dilakukan perusahaan yang berkaitan dengan penerbangan,” ungkap Salahudin Rafi melalui siaran persnya.

Untuk hal tersebut menurut Salahudin Rafi, pihaknya telah mengumpulkan sejumlah Biro Perjalanan Umrah serta melakukan komunikasi intensif dengan Maskapai Garuda Indonesia untuk mencarter penerbangan umrah pada Seprember mendatang serta pelayanan cargo. Dengan Garuda ini sifatnya penerbangan khusus karena dicarter khusus untuk menerbangkan jemaah umrah dari BIJB ke Madinah dan Makkah.

“Jadi penerbangan khusus ini dilakukan dengan menyewa pesawat Garuda untuk menerbangkan jemaah umrah dari BIJB ke Madinah, yang selama ini penerbangan umrah sempat tertunda akibat penanganan Covid-19 di Arab Saudi. Cukup lama Negara Arab menunda penerimaan umrah karena Covid. September nanti BIJB sengaja menyewa Garuda untuk jemaah umrah,” ungkapnya.

Baca Juga: Mengenang Sapardi Djoko Damono, Sri Mulyani dan Para Akademisi UI Baca Puisi

Dirut PT BIJB mengungkapkan soal layanan kargo yang menurutnya peluang bisnis tersebut sangat terbuka, mengingat sebesar 90 persen pelayanan cargo di Indonesia selama ini setiap harinya menggunakan pelayanan komersial yang harganya lebih mahal.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X