Kejari Geledah Kantor Disdik Kota Bogor, Dewan Pendidikan Heran Kasus Baru Terungkap Setelah 3 Tahun

- 16 Juli 2020, 20:54 WIB
ILUSTRASI dana bos.* /DOK PR

PIKIRAN RAKYAT - Kejaksaan Negeri Kota Bogor menggeledah kantor Dinas Pendidikan Kota Bogor, Kamis 16 Juli 2020 siang. Tim penyidik membawa sejumlah dokumen yang berkaitan dengan dugaan penyimpangan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk menyelenggaran ujian di tingkat sekolah dasar.

Dari pantauan “PR”, para penyidik tiba di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bogor sekira pukul 11.00 siang. Para penyidik tersebut kemudian membongkar berkas di dua tempat terpisah yakni di ruang sarana dan prasarana serta ruangan pendidikan dasar di lantai dua kantor Disdik Kota Bogor.

Penggeledahan berlangsung lebih dari satu jam. Para penyidik kemudian membawa tumpukan berkas ke mobil yang telah terparkir di halaman Kantor Disdik Kota Bogor. Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kota Bogor Rade Setya Nainggaolan tidak terlalu banyak memberikan komentar saat dikonfirmasi pewarta.

Baca Juga: Terlihat Cantik Natural dengan 5 Rekomendasi Cushion Drugstore Berikut Ini

Rade hanya menyebut, Kejari melakukan penyitaan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan penyelenggaraan ujian SD pada tahun 2017 hingga 2019.

loading...

“Kita penggeledahan hari ini, yang disita ini dokumen-dokumen, ini tindak lanjut dari kemarin. Nanti lagi ya,” kata Rade singkat.

Penggeledahan tersebut berkaitan dengan penetapan tersangka JRM dalam kasus dugaan penyimpangan Dana BOS di tingkat SD Kota Bogor. Penyimpangan dana BOS tersebut berkaitan dengan pelaksanaan ujian kenaikan kelas, ujian tengah semester, uji coba, dan ujian kenaikan kelas pada sekolah dasar se-Kota Bogor.

Baca Juga: Bawaslu Jawa Barat Temukan Data Pemilih Meninggal Masih Tercantum

Kejari Kota Bogor menyebut total kerugian negara dari praktik penyimpangan dana BOS tersebut mencapai Rp17.189.919.828. Kerugian tersebut dihitung dari praktik penyalahgunaan dana BOS sejak 2017 hingga 2019. Menurut Bambang, dalam setahun, ada 8 kegiatan ujian di tingkat sekolah.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X