Seniman Bekasi Ngebet Ingin Manggung Lagi, Penyedia Jasa Hiburan pun Jual Aset karena Pandemi

- 16 Juli 2020, 18:55 WIB
RATUSAN seniman berunjuk rasa di depan Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Kamis (16/7/2020). Dalam aksinya mereka mendesak pemerintah mencabut larangan pertunjukan seni.* /Pikiran-rakyat.com/TOMMI ANDRYANDY

PIKIRAN RAKYAT – Ratusan pelaku seni dan jasa hiburan berunjuk rasa di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 16 Juli 2020.

Dalam aksinya, mereka mendesak pemerintah daerah untuk membolehkan pertunjukkan seni, minimal di pesta pernikahan

Sejak pandemi covid-19, mereka mengaku kesulitan keuangan. Dilarangnya acara hajatan serta dibubarkannya kerumunan warga membuat para pelaku seni ini sepi panggilan manggung.

Baca Juga: Apakah Face Shield Lebih Baik daripada Masker? Simak Penjelasan Pakar

Padahal pemasukan mereka hanya mengandalkan bayaran dari acara ke acara.

“Dari bulan Maret lalu sampai sekarang enggak ada pisan manggung. Ya mungkin yang punya hajat juga takut, takut dibubarin sama pemerintah. Tapi ya gimana, kami makannya kan dari situ,” kata Edi Toing, salah seorang seniman yang tergabung dalam Forum Bersama Pekerja Seni Kabupaten Bekasi (FB-PSKB).

loading...

Selama tidak ada panggilan manggung, Edi mengaku hanya hidup dari sisa tabungan. Namun karena panjangnya masa pandemi, tabungan pun mulai habis.

Baca Juga: Ulang Tahun Viking Persib Club Digelar Sederhana, Herru Djoko: Kita akan Membuat Sebuah Program

Kondisi ini membuat keluarganya makin terjepit. Sedangkan bantuan dari pemerintah tidak dapat dipastikan kedatangannya.

“Bukan cuma enggak ada panggung, ada manggung juga batal karena corona. Ini sekarang kami makan dari mana kalau enggak ada kerjaan. Makanya tolong lah ini begimana caranya biar bisa manggung lagi,” ucap dia.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X