Komentari Salah Ucap Khilafah oleh DPRD Cirebon, Hediyana: Asalkan Suara Banyak Bisa Duduk di Dewan

- 16 Juli 2020, 11:41 WIB
Tokoh Pendidik H. Hediyana Yusuf. /Pikiran-Rakyat.com/Egi Septiadi

PIKIRAN RAKYAT - Adanya sejumlah kasus salah ucap yang melibatkan anggota DPRD di Cirebon membuat sejumlah tokoh prihatin, salah satunya datang dari tokoh pendidik H. Hediyana Yusuf.

Hediyana mengatakan, dalam hal ini pihaknya berbicara bagi anggota dewan yang baru, tujuannya adalah sebagai bahan tambahan ilmu bagi anggota dewan yang baru.

Pihaknya berencana mengadakan kajian sebagai tambahan ilmu, bagi mereka anggota dewan yang baru terjun di dunia politik.

Baca Juga: Adopsi Anak Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru Ungkap Curahan Hati dan Janjinya pada sang Putra

"Dengan mengundang narasumber kompeten di bidangnya, jika diperlukan sampai dengan tingkat nasional," ucapnya kepada Pikiran Rakyat.com.

Mantan Anggota DPRD Kota Cirebon itu menjelaskan, sebetulnya banyak senior di dewan yang sudah lebih dari satu periode apa artinya dibandingkan dirinya yang hanya satu periode menjabat.

"Karena beliau-beliau ini ada di dewan tidak mungkin mengkaji, sehingga kami orang luar dari dewan akan mengkajinya," ungkapnya.

Baca Juga: Buat Starting Grid di Sejumlah Persimpangan Bandung Raya, Polisi: Ingat Itu Bukan Buat Balapan

Ketua Dewan Pendidikan Kota Cirebon ini menilai, sekarang ada perubahan pada sistem pemilihan anggota dewan, dulu lebih mengutamakan bagi orang yang aktif dan mapan dalam organisasi.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X