Ketika Para Guru 'Dipaksa' Jadi Youtuber

- 13 Juli 2020, 19:05 WIB
PARA guru SMP Negeri 1 Tambun Selatan menunjukkan video pembelajaran hasil kreasi mereka, Senin (13/7/2020). Sistem belajar di rumah yang masih diterapkan pada tahun ajaran baru membuat para guru lebih kreatif membuat konten digital.* /Pikiran-Rakyat.com/Tommi Andryandy

PIKIRAN RAKYAT - Sekolah tak lagi ramai oleh siswa maupun orang tua yang penuh semangat mengantarkan anaknya masuk di hari pertama. Gantinya, para guru yang justru terlihat fokus pada perangkat komputernya masing-masing. Begitu antusias dan sesekali heboh melihat hasil karyanya sebagai Youtuber baru.

Itulah pemandangan berbeda di hari pertama pada tahun ajaran baru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, Senin 13 Juli 2020. Karena masih zona kuning, para siswa di Kabupaten Bekasi tetap belajar dari rumah melalui video yang dibuat sendiri para guru mereka.

Pandemi Covid-19 rupanya memiliki hikmah tersendiri bagi para guru di SMPN 1 Tambun Selatan. Tidak lagi belajar dengan tatap muka, mereka lantas ‘dipaksa’ melek terhadap konten digital. Secara tidak langsung mereka pun kini menjadi Youtuber.

Baca Juga: WNA Prancis Predator 305 Anak Bunuh Diri, Polisi Tunggu Pihak Kedubes Prancis untuk Lakukan Autopsi

Sejak pandemi, pihak sekolah tidak menerapkan proses belajar mengajar melalui video conference melainkan dengan channel Youtube. Dengan kebijakkan ini para guru pun diminta lebih kreatif dengan belajar berbagai aplikasi berbasis video.

loading...

Kepala SMPN 1 Tambun Selatan, Annisa mengatakan, proses pembelajaran melalui Youtube dipilih karena dinilai lebih menarik minat siswa. Langkah ini pun dibuat untuk memudahkan siswa menyerap pembelajaran. Soalnya dengan mengunggahnya di Youtube, siswa dapat memutar ulang video berulang kali.

“Pembalajaran daring di rumah masih terus dilanjutkan. Di SMP 1 Tambun Selatan, kami belajar dengan saluran Youtube channel untuk pembelajar a terhadap anak. Anak juga mendapat pembelajara langsung dan berulang dengan Youtube ini,” kata dia.

Baca Juga: Persib dalam Sejarah: Tujuh Gol Warnai Debut Hariono Bersama Maung Bandung

Setiap guru diminta membuat video sesuai dengan materi pada mata pelajaran yang dikuasai. Video pembelajaran dikreasikan semenarik mungkin dengan mengombinasikan materi dengan animasi. Para guru tidak perlu muncul di setiap video tapi menggunakan berbagai karakter animasi yang dapat menarik minat siswa untuk menyimak video pembelajaran.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X